Gedung Megah Pustaka Daerah Limapuluh Kota Selesai 80 Persen

oleh -877 klik
Proyek pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Limapuluh yang berada di bawah Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota dengan progres hingga Kamis (09/09/2021) sebesar 80 persen. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota, Radimas, M.Pd. ERZ
Proyek pembangunan Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Limapuluh yang berada di bawah Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota dengan progres hingga Kamis (09/09/2021) sebesar 80 persen. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota, Radimas, M.Pd. ERZ

JERNIHNEWS.COM-Pembangunan gedung megah berlantai tiga Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Limapuluh Kota di Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak, sudah selesai 80 persen. Direncanakan selesai pertengahan November 2021. Gedung ini nantinya juga akan menjadi Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota yang dipimpin Radimas, M.Pd.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota, Radimas, M.Pd meninjau proyek Kamis (09/09/2021). ERZ
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Limapuluh Kota, Radimas, M.Pd meninjau proyek Kamis (09/09/2021). ERZ

Progres proyek Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Limapuluh Kota disampaikan oleh Kadis Radimas saat ditemui ketika mantan Kadis Pendidikan itu meninjau pekerjaan proyek di lapangan. Menurut Radimas, kendati jadwal pengerjaan hingga November 2021, namun pihak kontraktor PT. Harry Putra Utama menyatakan bisa menyelesaikannya di Bulan Oktober 2021.

"Jika memang bisa selesai Oktober, artinya proyek ini bisa selesai lebih cepat dari yang telah dijadwalkan," kata Radimas kepada jernihnews.com semberi menyebut ada rencana Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo akan berkunjung ke lokasi proyek Senin (13/09/2021).

Apa yang disebut Radimas soal pengerjaan proyek sesuai jadwal dan bahkan bisa lebih cepat tidak bantah oleh Busra, petugas pelaksana proyek di lapangan dari PT. Harry Putra Pratama. "Insyaallah bisa kami selesaikan dengan tepat waktu. Doakan saja semua berjalan lancar dan cuaca juga mendukung," kata Busra, sembari menyebut nyaris tidak ada kendala yang berat dihadapi dalam pengerjaan proyek gedung perpustakaan umum ini, sembari menjelaskan gedung baru ini memiliki konsep semi modern.

Radimas menjelaskan proyek Gedung Perpustakaan Umum Daerah Limapuluh Kota ini dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2021. Nilainya Rp 8,8 miliar. Jadwal pengerjaaan selama 260 hari kelender atau 9 bulan kurang 10 hari. Tanggal kontrak 10 Februari 2021. Kontraktor pelaksana PT. Harry Putra Utama. Sedangkan konsultan pengawas CV. Grayasa Cipta Paramuda.

Gedung terdiri dari tiga lantai. Lantai dasar berukuran 18 x 58 meter. Lantai satu direncanakan untuk ruang perpustakaan umum daerah. Lantai dua untuk Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Limapuluh Kota serta aula. Sedangkan lantai tiga untuk arsip perpusataan.

Untuk ATK dan perabotan gedung baru ini dianggarkan melalui DAK 2022. Berikutnya juga direncanakan berbagai program di gedung baru ini oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Limapuluh Kota, seperti pengadaan kelengkapan pustaka digital. Setidaknya memerlukan 20 unit komputer PC dan kelengkapan lainnya, termasuk membeli buku digital.

"Tidak hanya itu, ke depan kita juga akan selenggarakan bimtek bekerja sama dengan berbagai pihak atau pun OPD lain. Karena kita di gedung baru memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Bisa jadi ini akan menjadi gedung OPD yang terbagus dan termegah nantinya di Kabupaten Limapuluh Kota," kata Radimas, tersenyum sumringah.

Gedung baru ini beralamat di Jl. Prof. Azis Haily. Menjadi gedung pertama yang dijumpai saat berbelok ke jalan ini dari arah Tanjungpati. Gedungnya dibangun di atas tebing bukit, yang tingginya dari jalan sekitar 10 meter. Karena berada di ketinggian, menjadikan gedung itu makin berdiri gagah dan megah. Pemandangannya pun sangat indah. Empat gunung terlihat jelas dari sini, yakni Gunung Bungsu dan Gunung Sago di Kabupaten Limapuluh Kota serta Gunung Marapi dan Gunung Singgalang di Kabupaten Agam.

"Alhamdulilah viewnya sangat bagus," kata Radimas menandaskan. (erz)