RS Ibnu Sina Panti Pasaman Bangun 72 Ruang Rawat Inap Baru

oleh -361 klik
Bupati Pasaman H. Benny Utama menandatangani prasasti peletakkan batu pertama pembangunan ruang rawat inap baru Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Panti, Pasaman, Selasa (07/09/2021). IST
Bupati Pasaman H. Benny Utama menandatangani prasasti peletakkan batu pertama pembangunan ruang rawat inap baru Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Panti, Pasaman, Selasa (07/09/2021). IST

JERNIHNEWS.COM-Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumbar membangun sebanyak 72 ruang rawat inap baru di Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Panti, Kabupaten Pasaman. Proses pembangunan ruang rawat inap baru itu ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Pasaman, Benny Utama yang disaksikan Ketua Pembina Yarsi Sumbar KH. Mas'ud Abidin, Selasa (07/09/2021).

"Kita sangat memgapresiasi pembangunan tambahan ruang rawat inap di Rumah Sakit Ibnu Sina Panti, sekaligus mendukung program pendekatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pasaman. Dengan demikian sudah ada tiga rumah sakit besar di Pasaman, yakni RSUD Lubuksikaping, RS Pratama di Rao Selatan, dan RS Ibnu Sina Panti," kata Bupati Benny Utama, sebagaimana keterangan resmi dari Humas Kabupaten Pasaman.

Sebagaimana gambar konstruksinya, bangunan ruang rawat inap RS Ibnu Sina Panti yang akan dibangun ini berlantai dua. Pada lantai satu terdapat 36 unit kamar, dan lantai dua juga 36 unit kamar. Totalnya 72 ruang rawat inap.

Sebagai bentuk apresiasi atas dibangunnya 72 ruang rawat inap baru di RS Ibnu Sina Panti ini, maka Bupati Pasaman Benny Utama pun memberikan hadiah berupa satu unit mobil ambulance baru. "Jika bisa rampung keseluruhannya di akhir tahun 2022 nanti, Pemkab Pasaman akan memberikan bonus satu unit mobil ambulance baru buat Rumah Sakit Ibnu Sina Panti," sebut Bupati Benny Utama.

Sementara itu, Ketua Pembina Yarsi Sumbar , Buya Mas'ud Abidin mengungkapkan bahwa Balai Kesehatan Ibnu Sina Sumatera Barat, di Panti adalah cikal bakal RS Islam Yarsi di Pasaman, digagas dan dimulai sejak tahun 1974.

Buya Mas'ud yang saat ini berusia 86 tahun sempat berkisah tentang perjuangannya mendirikan RS Ibnu Sina di Kabupaten Pasaman, dengan mengendarai sepeda motor Kijang dari Meninjau, kala itu.

"Pernah waktu itu, ketika hendak ke Talu, dari Lubuksikaping, saya yang berbonceng dengan Pak Saman, dihadang harimau di kawasan Rimbo Panti. Namun alhamdulillah, setelah sempat terhenti selama setengah jam, akhirnya harimau tersebut kembali masuk hutan. Dan saya yakin, di saat kita menyertakan Allah di dalam urusan kita, maka tidak akan dijumpai kesusahan," kata Buya Mas'ud Abidin, bernostalgia.

Program Asuransi Kesehatan dan Pendidikan Gratis

Bupati Benny Utama mengatakan mulai tahun 2022, Pemkab Pasaman kembali melaksanakan program asuransi kesehatan gratis secara UHC dan pendidikan gratis 12 tahun, mulai SD hingga SLTA.

"Di saat kita belum bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, minimal beban hidup rakyat harus dapat kita kurangi," sebutnya.

"Bukan karena Pasaman ini kaya, namun hanya bentuk komitmen dari pemerintah yang menjalankan amanah dari rakyatnya," ujar Benny saat memberikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung rawat inap baru RSI Yarsi, Ibnu Sina Panti, Pasaman.

Dijelaskan, di saat amanah sudah diemban seorang pemimpin, maka harus dipasang niat yang lurus, dan komitmen yang teguh, untuk kemajuan daerah dan kemaslahatan masyarakatnya.

"Tolong, jangan ada lagi yang berfikir, di saat kekuasaan sudah ditangan, munculah kata-kata 'Sekarang saya pula lagi.' Mohon, kasihan kita masyarakat. Program yang sudah ada, dan sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, akan jadi berserak-serak, dan akhirnya masyarakat yang rugi," ujar Bupati Benny Utama.

Dijelaskan, saat ini Pemda Pasaman ingin mewujudkan pelayanan yang merata bagi seluruh masyarakat, di seluruh sektor dan bidang pembangunan, terutama pelayanan kesehatan. Karena kesehatan menurut bupati, adalah persoalan mendasar dan sangat penting. Karena kesehatan menjangkau seluruh kalangan, dan seluruh tingkatan usia.

Dan di tahun anggaran 2022 depan, Pemkab Pasaman juga meluncurkan program pembangunan Pustu (Puskesmas Pembantu) di seluruh Kejorongan dalam wilayah Kabupaten Pasaman.

"Guna pendekatan pelayanan ke masyarakat, kita sudah memprogramkan pembangunan 'Satu Jorong, Satu Pustu', sekaligus mendukung implementasi program asuransi kesehatan Universal Health Coverage bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasaman," lanjutnya. (bh/pr)