2 Wartawan Haluan Meninggal Dunia Sebulan Terakhir

oleh -556 klik
Fadillah Djusman. IST
Fadillah Djusman. IST

JERNIHNEWS.COM-Innalillahi wainnaillahi raajiuun. Dalam satu bulan terakhir, sebanyak dua wartawan Harian Haluan yang dipanggil menghadap Sang Maha Pencipta. Kabar duka terkini, Fadillah Djusman, wartawan Harian Haluan di Kota Sawahlunto yang meninggal dunia. Fadil, begitu Kasubag Humas Pemko Sawahlunto itu biasa disapa, wafat Senin (06/09/2021).

Informasi duka tentang Fadil dikabarkan kepada jernihnews.com oleh Kabag Umum Harian Haluan, Mimi, sekitar pukul 14.00 WIB. Berikutnya secara beruntun kabar duka itu juga banyak diposting oleh wartawan Harian Haluan di media sosial. Di antaranya Yutiswandi alias Wandi Malin, wartawan Harian Haluan di Kabupaten Solok. Feri Maulana, wartawan Harian Haluan di Kabupaten Tanah Datar juga demikian. Mereka memuat kabar duka itu di dinding medsosnya.

"Innalilahi wa Inna ilaihi roji'uun. Sesungguhnya milik Allah akan kembali kepada-Nya. Tengah hari ini dapat kabar duka, seorang sahabat seperjuangan telah dipanggil oleh Allah Ta'ala untuk menjalankan kehidupan beberikutnya. Lah singkek umua, lah panjang langkah, beliau Fadilah Jusman (Reporter Haluan Kota Sawahlunto) telah mendahului kito, setelah sempat dirawat selama 2 bulan," kata Wandi menulis di medsos.

Fadil menurut Wandi merupakan reporter dengan jiwa solidaritas tinggi, utamanya bagi sahabat sepenanggungan para reporter daerah. Wandi sempat berkomunikasi dengan istri almarhum. Sang istri memohon agar dimaafkan kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidup.

"Selamat jalan sahabat kami, engkau orang baik, Semoga Allah Ta'ala lapangkan jalan untukmu menuju jannah-Nya. Aamiin," kata Wandi.

Sementara itu Feri mengatakan, selama 11 tahun dia bersama dengan Fadil berlayar di kapal yang sama mengarungi samudra kehidupan, Harian Haluan, canda gurau Fadil akan selalu terkenang. Apalagi saat-saat rapat di redaksi, Fadil selalu membuat peserta semua tersenyum. "Bahkan hingga terkekeh-kekeh oleh leluconmu. Bila ajang PorWaNas tiba kita juga terbang bersama untuk berlaga di arena meski cabor kita tak sama. Semua akan jadi ibadah. Insya Allah Surga menantimu di sana Fadhila Jusman," sebut Feri Maulana.

Kendati sudah sekitar 8 tahun menghadapi sakit gula atau diabetes yang cukup parah, namun semangat bekerja Fadil di Pemko Sawahlunto sebagai humas dan juga sebagai wartawan Harian Haluan, tetap kokoh. Bahkan kadang terkesan Fadil seperti mengenyampingkan penyakit yang dihadapinya.

Almarhum adalah sosok yang supel dalam bergaul. Menghormati yang lebih tua dan tidak kendor dalam menyampaikan pendapat atau pandangan yang dianggapnya benar, baik di lingkungan kerja Pemko Sawahlunhto, atau pun terhadap manajemen Harian Haluan. Selamat jalan Fadil.

Sebelumnya, pada Kamis (12/08/2021), wartawan senior Harian Haluan di Payakumbuh, Zulkifli yang dipanggil oleh Sang Khalik. Zul meninggal di usia 71 tahun. Saat bertugas, meski Zul tidak muda lagi, namun semangatnya mencari berita tetap berkibar. Teman seusianya dalam peliputan adalah Syafril Nita. (erz)