Tersetrum Listrik, 2 Kaki Saril Diamputasi dan Kini Terhutang Rp65 Juta di RSUP

oleh -703 klik
Saril (49 tahun) petani sawit yang tersengat listrik PLN setelah menjalani operasi amputasi pada kedua kakinya di RSUP M. Djamil Padang, Sabtu (31/08/2021). Anggota DPRD Kabupaten Pessel Novermal Yuska (kanan) membezuk Saril. IST
Saril (49 tahun) petani sawit yang tersengat listrik PLN setelah menjalani operasi amputasi pada kedua kakinya di RSUP M. Djamil Padang, Sabtu (31/08/2021). Anggota DPRD Kabupaten Pessel Novermal Yuska (kanan) membezuk Saril. IST

JERNIHNEWS.COM-Sungguh berat ujian yang dialami Saril (49 tahun). Petani itu tersetrum listrik PLN. Kondisinya sangat parah, sehingga dua kakinya diamputasi dan bagian lain tubuhnya juga mengalami luka serius. Saril dirawat di RSUP M. Djamil Padang.

Pria berusia hampir setengah abad itu adalah seorang petani di Koto Panjang, Nagari Punggasan Timur. Dia tersetrum listrik PLN ketika panen sawit pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Kedua kakinya hangus, beberapa jarinya putus, dan rusuk sebelah kanannya luka bakar sangat parah. Saril akhirnya dirujuk ke RSUP M Djamil untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah dua kakinya diamputasi dan perawatan dilakukan selama sepekan, lalu pada Selasa (31/08/2021) kondisinya terus membaik. Siang tadi, anggota DPRD Pesisir Selatan kembali membezuk Saril. Dia pun menyaksikan kondisi kesehatan telah membaik. Sudah bisa duduk. Dan, bisa diajak bicara.

"Semangat hidup Pak Saril luar biasa. Tidak ada mengeluh dengan cobaan yang dialaminya. Tetap optimis dengan kehidupan barunya nanti," kata Novermal Yuska yang juga merupakan Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pessel sebagaimana yang ditulisnya pada medsosnya.

Kini Saril sudah punya kartu BPJS Kesehatan, dan sudah aktif. Untuk memberlakukannya, Saril harus keluar dulu dari rumah sakit, dan sehari kemudian masuk lagi untuk operasi lanjutan pada rusuknya dengan biaya ditanggung BPJS Kesehatan.

Berikutnya untuk keluar rumah sakit, Saril harus bayar biaya pengobatan Rp82,8 juta (per 25 Agustus 2021), sampai hari ini (31 Agustus 2021) diperkirakan bisa mencapai Rp90 jutaan. Donasi yang terkumpul baru Rp25 jutaan. Novermal sudah mengkomunikasikan beban tagihan biaya perawatan itu ke pihak RSUP M. Djamil Padang, sehingga juga mendapat keringanan.

"Tadi sudah saya bicarakan dengan manajemen RSUP M Djamil, dan alhamdulillah dapat kemudahan, kekurangan biaya pengobatan sekitar Rp65 jutaan boleh berhutang. Saya berjanji akan mencarikan donasi bersama pihak terkait untuk melunasi hutang tersebut," sebut Novermal.

Rencananya, Rabu (01/09/2021) Saril akan keluar rumah sakit, dan akan menginap di Rumah Singgah Novermal Yuskan yang berada di Simpang RSUP M Djamil, untuk transit sehari sebelum masuk lagi untuk operasi lanjutan pada rusuknya. Istri dan ponakan Saril juga sudah diberi arahan oleh Saril agar biaya pengobatan selanjutnya bisa ditanggung BPJS Kesehatan.

Sebelum ke RSUP M Djamil, Novermal juga sudah menemui manajemen PLN Wilayah Sumbar, menyampaikan bahwa Saril terhutang biaya berobat sekitar Rp65 jutaan, dan berharap hutang tersebut bisa dibantu PLN dengan CSR dan zakatnya. Pihak PLN berjanji akan membicarakannya di internal manajemen.

"Untuk urusan di PLN, saya juga mendapat support dari pak Andre Rosiade, Anggota DPR RI Komisi BUMN, dan pak Andre juga berjanji akan membantu sepasang kaki palsu untuk Pak Saril," ungkap Novermal lagi.

Owner Media Jurnal Sumbar itu juga mengimbau bagi masyarakat yang berkelapangan rezeki, mohon dibantu meringankan beban Saril yang terhutang biaya berobatnya di RSUP M Djamil dan modal usaha baru setelah sembuh nanti. Donasinya silahkan ditransfer langsung ke rekening isteri Saril, bank BRI nomor 1517-01-003406-53-4 atas nama Sios.

Saril adalah seorang petani di Koto Panjang, Nagari Punggasan Timur yang tersetrum listrik PLN ketika panen sawit pada hari Sabtu, 7 Agustus 2021 lalu. Ujung kedua kakinya hangus, dan beberapa jarinya putus, dan rusuk sebelah kanannya luka bakar sangat parah. Saril dirujuk ke RSUP M Djamil untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk info lebih lanjut, silahkan kontak ke Hp/WA Novermal Yuskan di 0853-7298-1970, dan ponakan Saril yang bernama Muslim di nomor 0812-7542-2279.

"Ini tugas kemanusiaan," kata Novermal Yuska menandaskan. (*)

Sumber: FB Novermal Yuskan

Editor : erz