Disayangkan Kritik Berlebihan Soal Mobil Dinas Gubernur dan Wagub Sumbar

oleh -1037 klik
Joni Hendri, S. Kom, MM, tokoh perantau Minang di Jakarta asal Kota Payakumbuh. IST
Joni Hendri, S. Kom, MM, tokoh perantau Minang di Jakarta asal Kota Payakumbuh. IST

JERNIHNEWS.COM-Kritik keras dari sejumlah pihak atas mobil dinas baru Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar telah melewati klimaksnya, dengan penyerahan kedua mobil itu untuk operasional Satgas Covid-19 Sumbar. Kritikan yang terlalu berlebihan atas pengadaan mobil dinas baru tersebut sangat disayangkan oleh tokoh perantau Minang di Jakarta, Joni Hendri, S.Kom, MM. Menurut Joni, mobil tak ubahnya seperti rumah kedua.

"Mobil dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar yang sudah dianggarkan di APBD tahun sebelumnya, menurut saya pibadi juga bukan mobil yang 'wah'," kata Joni Hendri kepada jernihnews.com, seperti juga diposting di medsosnya oleh enterpreneur sukses pada berbagai bidang asal Kota Payakumbuh itu, Jumat (20/08/2021).

Kata Joni, untuk kebutuhan dasar kenyamanan, mobil dinas baru Gubernur Sumbar Mahyeldi berupa Mitsubishi Pajero dan mobil dinas Wagub Sumbar Audy Joinaldy jenis Hyundai Palidise sudah lebih dari cukup, mengingat wilayah Sumbar beranekaragam kontur daerahnya, mulai dari pantai sampai pergunungan. "Memang diperlukan kendaraan yang nyaman, double gardan dan suspensi yang baik serta nyaman," sebut Joni Hendri.

Dia pribadi saja, ujar Joni, yang hanya untuk keperluan dalam kota (dari satu kantor ke kantor atau mall) memanfaatkan waktu di atas mobil untuk istirahat sejenak agar bisa fresh kembali saat pertemuan berikutnya.

Apalagi sekelas Gubernur dan Wagub yang mobilitasnya tinggi kenapa harus diributkan sehingga akhirnya kedua pemimpin Sumbar itu menyerahkan mobil dinas kepada BPBD untuk operasional Satgas Covid-19. Dia sangat menyayangkan kritikan yang terlalu berlebihan dalam persoalan ini dari sejumlah pihak.

"Saya pernah duduk dengan beliau di suatu kesempatan dan kami sempat makan malam bersama hanya dengan nasi goreng yang dibungkus biasa. Saya rasa Mahyeldi bukan sosok pribadi yang akan memperkaya diri begitu menjabat sebagai Gubernur Sumbar," kata Joni, dengan nada miris.

Berikutnya, ujar Joni Hendri yang juga Ketua Ikatan Keluarga Koto Nan Gadang (IKK) Jakarta, halnya dengan Wagub Audy Joinaldy, yang berlatar belakang pengusaha, tentunya bukan barang baru baginya mobil-mobil seperti ini. Bahkan mungkin down grade dari kendaraan pribadi Audy Joinaldy yang ada.

Sehari setelah penyerahan mobil dinas baru oleh Gubernur Mahyeldi dan Wagub Audy untuk operasional Satgas Covid-19 Sumbar, orang nomor 1 dan nomor 2 di Sumbar itu masing-masing menggunakan pribadinya dalam berdinas. Gubernur Mahyeldi menggunakan mobil Toyota Innova tuanya berwarna cream dan memasang plat merah BA 1 di mobil itu. Sedangkan Wagub Audy memakai mobil pribadinya jenis Mercedes Benz GLS-Class 400 4Matic AMG.

Dua mobil dinas Gubernur Mahyeldi dan Wagub Audy Joinaldy itu, tampaknya sesuai dengan latar belakang dan kehidupan mereka. Mahyeldi yang seorang buya dengan kehidupan sederhana memang hanya memiliki kendaraan pribadi Toyota Innova di bawah tahun 2010. Harganya diperkirakan kini hanya sekitar Rp 130 jutaan. Sedangkan mobil pribadi Audy, Mercedes Benz GLS-Class 400 4Matic AMG, harganya di atas Rp2 miliar. Harga itu dapat dicek di internet. (erz)