Tim PKM UNP Dampingi Guru SD Payakumbuh Rancang Media Pembelajaran Berbasis IT

oleh -318 klik
30 guru SD di Kota Payakumbuh mendapat pendampingan dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang tahun 2021 dalam membuat media pembelajaran berbasis  informasi dan teknologi. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dr. Nur Azmi Alwi,M.Pd dan tim. IST
30 guru SD di Kota Payakumbuh mendapat pendampingan dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang tahun 2021 dalam membuat media pembelajaran berbasis informasi dan teknologi. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dr. Nur Azmi Alwi,M.Pd dan tim. IST

JERNIHNEWS.COM-Sebanyak 30 orang guru SD di Kota Payakumbuh mendapat pendampingan dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang tahun 2021 dalam membuat media pembelajaran berbasis informasi dan teknologi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dr. Nur Azmi Alwi,M.Pd dan tim ini, dilaksanakan secara tatap muka langsung di ruangan atau luar jaringan (offline) dan dalam jaringan (online) dari Bulan Juli hingga Agustus 2021. Kegiatan ini dimulai dengan memberikan pelatihan secara tatap muka di ruangan pada 23-24 Juli 2021 yang dipusatkan di SDIT IPHI Kota Payakumbuh.

Menurut Nur Azmi Alwi, tahap awal para guru selain dicerahkan dengan materi tentang karakteristik pembelajaran di abad 21, juga dilatih untuk mengembangkan media multimedia interaktif berbasis articulator storyline dalam pembelajaran tematik terpadu.

"Dalam pendampingan ini, para guru belum langsung dikenalkan dengan aplikasi media pembelajaran berbasis IT, tapi disegarkan lagi hati dan pikiran mereka tentang tugas mulia yang saat ini mereka emban sebagai guru dan tantangan pembelajaran di abad 21," jelas Nur Azmi Alwi.

Setelah disegarkan dengan materi terkait kompetensi guru dan pembelajaran abad ke-21, para guru dilatih menggunakan sebuah aplikasi media pembelajaran berbasis articulate storyline.

Melalui aplikasi berbasis articulate storyline ini, ulas Nur Azmi Alwi, para guru dapat membuat tayangan materi pembelajaran dengan audio visual secaral ebih menarik dan interaktif sesuai usia peserta didik.

Dalam membuat media pembelajaran ini para guru dapat berkonsultasi dengan nara sumber dan tim pelaksana secara online. "Pada bulan Agustus ini, kami menyelenggarakan pendampingan melalui diskusi dan supervisi secara online untuk melihat kemajuan para guru dalam menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan," kata dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP UNP ini.

Diharapkan dengan adanya kesadaran dan pemahaman tentang tuntutan pembelajaran di abad 21 ini, lanjut Nur Azmi Alwi, para guru dapat mandiri dan berbagi ilmu dengan rekan-rekan guru lainnya.(rel)