Pahala Puasa Zulhijjah Sama dengan Mati Syahid dan Doa Dikabulkan

oleh -995 klik
Ilustrasi. NET
Ilustrasi. NET

JERNIHNEWS.COM- Berpuasa menjadi salah satu ibadah sunah yang bisa dijalankan umat Muslim sebelum Hari Raya Idul Adha. Ibadah puasa itu dinamakan dengan puasa Zulhijjah. Pahala puasa ini sama dengan mati syahid. Orang yang berpuasa zuhijjah doa-doanya dikabulkan, dijauhkan dari sifat munafik, dipenuhi rasa cinta kasih, serta terhindar dari kesusahan.

Puasa Zulhijah menjadi salah satu puasa sunah menjelang Hari Raya Idul Adha, selain Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah. Puasa sunah ini dapat dilakukan pada 10 hari pertama bulan Zulhijjah, yang merupakan hari istimewa.

"Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih disukai Allah pada hari itu daripada hari-hari ini, maksudnya 10 hari pertama Zulhijjah," bunyi Hadis Riwayat (HR) Imam Bukhari, sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.

Bertepatan dengan hari istimewa tersebut, Puasa Zulhijjah dilakukan pada tujuh hari pertama Bulan Zulhijjah. Tanggal 1-7 Dzulhijjah jatuh pada 11-17 Mei 2021. Ada keutamaan dari amalan dan ibadah yang dilakukan di sepuluh hari pertama di bulan Zulhijjah ini. Keutamaan itu adalah mendapatkan pahala yang setara dengan orang mati syahid.

"Apakah jihad juga tidak sebanding dengan beramal pada sepuluh hari tersebut? Rasulullah menjawab, 'Tidak, kecuali ia mengorbankan harta dan jiwanya di jalan Allah (mati syahid'," bunyi HR Ibnu Majah.

Tak hanya itu, keutamaan lain dari puasa Zulhijjah adalah dikabulkannya doa-doa yang dipanjatkan, dijauhkan dari sifat munafik, dipenuhi rasa cinta kasih, serta dijaukan dari kesusahan.

Sama seperti puasa lainnya, puasa Zulhijjah dimulai dengan niat, lalu menahan diri dari lapar, hawa nafsu, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak matahari terbit hingga tenggelam.

Adapun niat puasa Dzulhijjah adalah sebagai berikut: Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala. Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Bulan Zulhijjah karena Allah ta'ala." (pr)