Italia Vs Spanyol: Adu Jago Lini Tengah

oleh -304 klik
Italia dan Spanyol akan berlaga di semifinal Euro 2020, Rabu (07/07/2021) dinihari WIB. NET
Italia dan Spanyol akan berlaga di semifinal Euro 2020, Rabu (07/07/2021) dinihari WIB. NET

JERNIHNEWS.COM-Italia berhadapan dengan Spanyol di semifinal Euro 2020. Nicolo Barella menilai laga ini bakal menjadi duel lini tengah.

Italia vs Spanyol berlangsung di Wembley, London, Rabu (07/07/2021) dini hari WIB. Gli Azzurri melaju setelah mendepak Belgia dan Spanyol menyingkirkan Swiss.

Ini menjadi pertemuan keempat kedua tim secara beruntun di ajang Euro. Spanyol mendepak Italia di perempatfinal Euro 2008 dan kemudian menjadi juara.

Pada 2012, Italia bertemu Spanyol di fase grup dengan skor imbang 1-1 dan di final kalah 0-4. Empat tahun berselang, Italia menyingkirkan Spanyol di babak 16 besar.

Barella merasa laga kali ini bakal menghadirkan duel lini tengah. Sergio Busquets menjadi satu-satunya pemain Spanyol yang tersisa di skuad Euro 2020 sejak terakhir juara pada 2012.

"Tim Spanyol yang memenangkan Euro pada 2012 memiliki lini tengah yang luar biasa. Ada juara luar biasa di sana, di sini (Italia) ada pemain hebat, tetapi kami berharap dapat mencapai level mereka dan mungkin melakukan yang lebih baik lagi," kata Barella, yang dikutip dari Football Italia.

"Busquets telah menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia selama bertahun-tahun. Kemudian mereka kini memiliki Pedri dan Koke, itu akan menjadi pertandingan yang bagus, kami akan mencoba untuk mengalahkan lini tengah mereka dan mengalahkan Spanyol," sambungnya.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, kami mirip karena sama-sama ingin mendominasi penguasaan bola, saya harap ini akan menjadi pertandingan yang bagus, kami ingin menikmatinya di stadion yang fantastis."

"Lini tengah adalah sektor penting, kami memiliki Jorginho dan Marco Verratti, yang merupakan juara hebat. Saya memberikan bantuan dengan berlari ke ruang kosong."

Barella juga menegaskan bahwa lini tengah Italia semuanya pemula di kancah internasional. Sektor tersebut masih ada pemain lainnya yang bisa memberi bantuan.

"Kami semua pemula. Ada pemain hebat seperti (Matteo) Pessina, (Gaetano) Castrovilli, dan (Manuel) Locatelli. Tidak adil jika hanya membicarakan Jorginho, Verratti, dan saya," gelandang milik Inter Milan itu menegaskan.

Italia Bagus, tapi Spanyol Tak Gentar

La Furia Roja tak gentar dan siap mengejutkan. Italia memang jadi favorit juara, karena performa mantapnya. Tim asuhan Roberto Manchini menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan, mencetak 11 gol dan cuma kebobolan dua gol.

Hebatnya dua gol itu semuanya berasal dari bola mati. Tajam di depan dan kukuh di belakang, Italia pun diperkirakan bisa melaju ke final meski harus melawan Spanyol pada laga semifinal.

Lalu, Spanyol memang belum kalah juga di ajang Euro 2020, tapi performa mereka dianggap tidak meyakinkan. Spanyol baru bisa memastikan lolos ke babak 16 besar usai menang 5-0 atas Slovakia di partai terakhir grup, setelah sempat dua kali imbang.

Saat mengalahkan Kroasia di babak 16 besar, Spanyol juga butuh 120 menit sebelum menang 5-3. Lalu, Spanyol juga dibuat kesulitan oleh 10 pemain Swiss dan baru bisa menang lewat adu penalti.

Maka dari itu, Spanyol diprediksi akan kesulitan mengimbangi permainan eksplosif Italia di bawah Roberto Mancini. Namun, penyerang Spanyol Mikel Oyarzabal tak gentar dengan performa Italia.

Meski Italia sudah tak terkalahkan di 31 pertandingan terakhirnya, Spanyol pede saja untuk bisa menaklukkan lawannya itu. Sebab, Spanyol pun dalam kepercayaan diri tinggi, sebab juga belum terkalahkan di helatan Euro 2020.

"Jika kami bermain seperti biasanya, maka kami bisa mengalahkan siapapun. Kami hanya perlu yakin dengan gaya sepakbola kami," ujar Oyarzabal seperti dikutip Football-Italia.

"Italia punya banyak pemain hebat dan akan jadi laga yang ketat, mereka sudah menunjukkan level permainannya dan kami tahu mereka dalam momen hebat. Tapi, kami juga," sambungnya. (pr)

SUMBER: Detik.com