19 Ekor Sapi Hilang di Kandang

oleh -450 klik
Kandang sapi yang sudah tak beberapa ekor isinya. Foto ilustrasi. NET
Kandang sapi yang sudah tak beberapa ekor isinya. Foto ilustrasi. NET

JERNIHNEWS.COM-Sebanyak 19 ekor sapi milik Pemerintah Kabupaten Solok hilang di kandang Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Pembibitan Ternak Sapi (PPTS) yang berada di Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diatas. Kerugian lebih dari Rp200 juta.

Bupati Solok, Epyardi Asda, yang mengetahui informasi tersebut meminta pihak kepolisian mengusutnya. "Sapi milik Pemkab satu kandang peternakan hilang. Saya sebagai bupati baru di Solok ini meminta polisi usut tuntas siapa yang harus bertanggung jawab. Masyarakat harus tahu ini apa yang terjadi selama ini," kata mantan anggota DPR RI tiga periode itu, Selasa (01/06/2021).

Inspektur Pemkab Solok, Hermantias mengatakan, sudah mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) bahkan sudah ada orang yang bertanggung jawab.

"Sudah lengkap dan sudah mempunyai bukti. Ketika mau ditagih tahu-tahu orang ini (yang bertanggung jawab) lari, kan jangka waktu tagihannya 60 hari. Akhirnya kami serahkan ke Polres. Sekarang sudah diproses," katanya.

Dijelaskannya ada sekitar 19 ekor milik Dinas Pertanian Kabupaten Solok yang hilang. Dari hasil audit, terdapat kerugian milik negara lebih dari Rp200 juta. Hermantias menyatakan sapi-sapi tersebut tidak produktif lagi dan akan dilelang.

"Ada sekitar 19 ekor yang hilang dan kerugiannya Rp200 juta lebih. Sapi itu sebenarnya sudah produktif lagi dan akan dilelang, tapi menjelang dilelang sapi itu hilang," katanya menerangkan.

Pada bagian lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Siis menyampaikan, hilangnya sapi tersebut, diduga terjadi pada akhir 2019 hingga awal 2020. Saat itu, Dinas Pertanian Kabupaten Solok dipimpin oleh Admaizon, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Solok.

"Hilangnya sekitar akhir 2019. Sementara, saya jadi Kepala Dinas Pertanian pada Januari 2020. Kan nggak mungkin, sekali tarik sapi satu kandang itu hilang dalam sekejap," katanya menandaskan. (pr)

Sumber: Hantaran