Warga Kab/Kota dalam Sumbar Boleh Berpergian Saat Lebaran, Ini Syaratnya!

oleh -258 klik
Air Terjun Lembah Anai di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. NET
Air Terjun Lembah Anai di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. NET

JERNIHNEWS.COM-Kabar gembira bagi masyarakat Sumbar. Warga dari kota/kabupaten di Sumbar boleh bepergian ke kota/kabupaten lainnya di wilayah Sumbar. Tidak ada larangan untuk hal itu, namun harus mematuhi ketentuan yang ada pada Surat Edaran Gubernur Sumbar No: 08/Ed/GSB-2021.

Surat Edaran Gubernur Sumbar yang ditandatangani Gubernur Mahyeldi 08 Mei 2021 itu mengatur tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1442 H/ 2021 M, Pembukaan Objek Wisata dan Pengaturan Mobilitas Pergerakan Masyarakat Lintas Kabupaten Kota dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumbar Tahun 2021.

Berikut ini adalah syarat ketentuan mobilitas masyarakat antar Kabupaten/Kota Dalam Provinsi Sumbar:

  1. Masyarakat pelaku perjalanan baik perorangan atau pun bersama-sama dari suatu kabupaten/kota dalam Provinsi Sumbar, dapat melakukan perjalanan lintas Kabupaten/Kota di dalam Provinsi Sumbar dengan catatan tetap memberlakukan prokes yang ketat. Antara lain, bahwa kapasitas jumlah penumpang kendaraan dari zona merah dan orange hanya boleh paling banyak 50 persen dari kapasiatas tempat duduk. Dari daerah zona kuning dapat mengisi 70 persen dari kapasitas tempat duduk. Dari daerah hijauh dapat mengisi tempat duduk sesuai dengan jumlah kapasitas yang ada.
  2. Pemerintah Kabupaten/Kota dapat melakukan berbagai upaya dan tindakan yang dianggap perlu dan penting yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karateristik Kab/Kota sesuai zona masing-masing daerah yang ditetapkan Satgas Covid-19 Sumbar yang dikeluarkan setiap hari Ahad.

Kasmianto salah seorang warga Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota memang menunggu adanya aturan perjalanan dalam Sumbar atau antar kota/kabupaten di Sumbar. "Kita memang butuh informasi itu. Karena jangan sampai tiba-tiba kendaraan kita disetop karena adanya penyekatan antar kota/kabupaten di Sumbar," kata Kasmianto, Minggu (09/05/2021).

Pantauan Jernihnews.com, pada Jumat (07/05/2021) di Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh memang tidak ada posko penyekatan pelaku perjalanan antar kota/kabupaten di dalam Provinsi Sumbar. Pos yang ada di masing-masing daerah, hanya untuk pengamanan lebaran dan juga sosialisasi penegakkan Perda Sumbar No 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru. (erz)