Guspardi Sindir Aroma Dinasti Politik Keluarga Amien di Partai Ummat

oleh -153 klik
Politisi PAN Guspardi Gaus, yang juga anggota DPR RI dari Dapil Sumbar 2.
Politisi PAN Guspardi Gaus, yang juga anggota DPR RI dari Dapil Sumbar 2.

JERNIHNEWS.COM- Politikus senior Amien Rais baru saja mendeklarasikan Partai Ummat pada Kamis (29/04/2021). Partai baru bernafaskan Islam itu kelahirannya dilatari ketidakpuasan atas Partai Amanat Nasional (PAN). Politikus PAN Guspardi Gaus menyindir hawa oligarki di tubuh Partai Ummat, lantaran Ketua Umumnya dijabat menantu Amien Rais, yakni Ridho Rahmadi. Amien Rais Ketua Majelis Syuro.

Pendirian Partai Ummat memang mendapat perhatian publik bahkan sebelum resmi dideklarasikan. Sebab, Amien Rais membentuk partai tersebut pasca konflik dengan Zulkifli Hasan di Kongres V PAN pada 11 Februari 2020.

"Karena ini menantu Pak Amien, masyarakat akan menilai apakah namanya ini oligarki atau partai dibentuk dalam sistem kerajaan dan sebagainya. Tentu masyarakat sudah cerdas, kita persilakan masyarakat menilai," kata Guspardi Kamis (29/04/2021) sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

Putra Amien, yakni Hanafi Rais juga disebut-sebut bakal bergabung. Diduga kuat bakal mengisi jabatan strategis di partai itu. Jika benar demikian, maka ada beberapa anggota keluarga Amien di posisi strategis partai.

Terbaru, Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi menyebut dua anak Amien lainnya berpeluang besar turut bergabung. Mereka adalah Hanum dan Baihaqy Rais yang saat ini menjabat anggota DPRD DI Yogyakarta fraksi PAN.

"Kemungkinan ya, jadi peluang ini saya sampaikan sekaligus sebagai harapan gitu ya, peluangnya Insyaallah besar. Hanya saja memang timing-nya beliau berdua punya renungan yang lebih pas dan yang paling mengerti mereka," ungkap Ridho di kediaman Amien Rais, Depok, Sleman, DIY, Kamis (29/04/2021).

"Tapi, saya yakin insyaallah seyakin-yakinnya mereka akan bergabung," sambung menantu Amien Rais tersebut.

Ridho turut membicarakan soal peluang ipar lainnya, yakni Mumtaz Rais untuk bergabung ke Partai Ummat yang berlambang bintang emas.

Bantah Bentuk Dinasti

Ridho mahfum ketika ada yang menyindir Partai Ummat bakal menjadi dinasti keluarga Amien Rais. Dia menyerahkan kepada publik untuk menilainya.

"Itu biar publik menilai, karena ini butuh proses juga untuk membuktikan bahwa itu kalau dimaknai secara negatif itu nanti terbukti akan pelan-pelan sudah salah, gitu," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa Partai Ummat terbuka bagi siapa saja yang memiliki kapasitas dan sejalan dalam ideologi perjuangan. Majelis Syuro Partai Ummat punya kontrol penuh menjaring kader-kader potensial.

Ridho menyatakan partainya terbuka bagi siapa saja yang sejalan dengan visi misi. Bahkan, meski sangat identik dengan Islam, Partai Ummat juga terbuka jika ada nonmuslim yang ingin bergabung.

Bahkan, sudah ada beberapa yang menjadi penanggungjawab. Mereka berasal dari Papua Barat.

"Kalangan non muslim termasuk. Salah dua PIC (person in charge) kami itu yang dari Papua Barat itu non muslim dan saya sangat terenyuh karena progres mereka ketika melaporkan hampir seratus persen kabupaten sudah Insya Allah ready," klaimnya.

Ridho juga menyambut sejumlah orang yang menurutnya bisa digolongkan barisan sakit hati pada Pilpres 2019 lalu. Mereka adalah Neno Warisman, MS Kaban serta Buni Yani.

Menurutnya, mereka adalah orang-orang yang istiqomah berjuang dengan apa yang diyakininya. Tak masalah jika kerap berpindah-pindah kelompok atau partai.

"Saya lebih suka senang menggunakan kata bahwa orang-orang ini yang memang istiqomah berjuang, yang sekalipun harus berganti baju, berpindah perahu, masih membawa semangat perjuangannya. Jadi saat orang-orang ini mendekat, saya malah bener-bener takjub, jadi bukan barisan sakit hati," ucapnya. (pr)