Kasus Covid-19 Riau Lebih Parah dari Sumbar

oleh -149 klik
Fly Over Kelok Sambilan yang letaknya tak jauh dari perbatasan Provinsi Sumbar dan Provinsi Riau. NET
Fly Over Kelok Sambilan yang letaknya tak jauh dari perbatasan Provinsi Sumbar dan Provinsi Riau. NET

JERNIHNEWS.COM-Jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Riau lebih banyak ketimbang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kedua daerah bertetangga. Hingga Rabu (28/04/2021), Provinsi Riau berada pada peringkat 9 kasus terbanyak secara nasional. Sedangkan Sumbar berada di posisi 11. Sumut di posisi 13 dan Sumsel 15.

Sebagaimana yang dimuat di website Covid-19 Gugus Tugas Nasional, total jumlah warga Riau yang positif Covid-19 sebanyak 42.698 orang, meninggal 1.050 orang, sembuh 37.374 orang, dan yang masih aktif 4.274 orang.

Sedangkan kasus Covid-19 di Sumbar, total jumlah warga yang positif Covid-19 sebanyak 36.268 orang, meninggal 784 orang, sembuh 33.058 orang dan yang masih aktif 2.462 orang.

Sementara kasus Covid-19 di Sumut total jumlah warga yang positif Covid-19 sebanyak 29.198 orang, meninggal 965 orang, sembuh 25.952 orang dan yang masih aktif 2.281 orang.

Sementara kasus Covid-19 di Sumsel total jumlah warga yang positif Covid-19 sebanyak 20.068 orang, meninggal 980 orang, sembuh 17.747 orang dan yang masih aktif 1.341 orang.

Jumlah kasus positif terbanyak masih di DKI Jakarta 406.205 (24,6%), lalu Jawa Barat 277.553 orang (16,8%), Jawa Tengah 183.027 orang (11,1%), Jawa Timur 146.808 (8,9%), dan Kalimantan Timur 68.136 orang (4,1%).

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang mengatakan pada Selasa, 27 April 2021, terjadi penambahan 212 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 248 orang, sehingga total sembuh 33.058 orang

"Total sampai hari ini telah 36.068 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19, sebut Jasman yang juga Kadis Kominfo Sumbar.

Sedangkan Sumbar berada pada zona orange. Sebanyak 16 kota/kabupaten di Sumbar berada pada zona orange. Hanya 3 kabupaten/kota z)ang berada pada zona kuning. Tidak ada daerah Kab/Kota di ranah Minang yang masuk dalam zona merah atau pun hijau. (erz)