Perantau di Australia Bantu Ponpes Ma'arif Assa'adiyah

oleh -156 klik
Dt. Kampuang Limo, ayah dari Silvi perantau Limapuluh Kota di Melbourne, Australia menyerahkan bantuan kepada Pimpinan Ponpes Ma'arif Assa'adiyah, Kamis (15-04-2021). IST
Dt. Kampuang Limo, ayah dari Silvi perantau Limapuluh Kota di Melbourne, Australia menyerahkan bantuan kepada Pimpinan Ponpes Ma'arif Assa'adiyah, Kamis (15-04-2021). IST

JERNIHNEWS.COM-Pondok Pesantren Ma'arif Assa'adiyah Batu Nan Limo Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Setelah memperoleh bantuan dari Kanwil Kemenag Sumbar pekan lalu, kini Ponpes yang mayoritas santrinya berasal dari keluarga kurang mampu bahkan miskin, memperoleh bantuan dari Silvia perantau Nagari Pandam Gadang di Melbourne, Australia.

Bantuan Silvia tersebut berupa mobiler untuk satu lokal. Bantuan itu diberikan dalam bentuk uang dan nominalnya lebih dari Rp10 juta. Bantuan diserahkan ayah Silvia, Dt. Kampuang Limo dan diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Ma'arif Assa'adiyah, KH. Sudirman Syair, Kamis (15/04/2021) di Kantor Ponpes tersebut.

"Syukur alhamdulillah. Ponpes kita memperoleh bantuan dari Ibu Silvia, perantau Pandam Gadang di Australia. Bantuan diserahkan oleh ayah Silvia," kata KH. Sudirman Syair kepada Jernihnews.com.

KH. Sudirman, menjelaskan ikhwal bantuan tersebut. Menurut pria asal Taeh Bukik yang beristri perempuan dari Simalanggang ini, awalnya Putra salah seorang santri kelas I Madrasah Aliyah (MA) Ponpes yang dipimpinnya memberikan kotbah Jumat di salah satu masjid di Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh beberapa bulan yang lalu.

Putra memang terampil berkotbah dan berceramah. Dia pun adalah santri pintar. Hal itu ditandai dengan prestasinya selalu juara umum di MTS dan MA Ponpes Ma'arif Assa'adiyah. Saat berkotbah dan atau pun berceramah, selalu banyak jamaah yang meneteskan air mata. Terutama, kala Putra menyampaikan kisah-kisah dalam Alquran.

"Putra adalah anak yatim piatu. Dia anak pintar. Putra juga jago berpidato, kotbah dan ceramah. Karena kejagoannya menyampaikan materi, sering jemaah terbawa emosionalnya dan juga kepeduliannya. Mungkin, di hari jumat itu, ayah Silvi juga shalat Jumat di masjid tersebut. Pintu hati ayahnya terketuk untuk peduli dengan dunia pendidikan pondok pesantren dan menyampaikannya ke Silvi yang berada di Australia," kata KH. Sudirman Syair mengulas.

Saat ditanya oleh Dt. Kampuang Limo, tentang apa yang dibutuhkan oleh Ponpes Ma'arif Assa'adiyah, KH. Sudirman pun menjawab kalau nominal bantuannya besar bisa dalam ruang lokal baru untuk belajar. Namun kalau tak sebesar itu, cukuplah mobiler untuk satu lokal. Akhirnya bantuan itu diberikan untuk pembelian satu lokal mobiler.

"Alhamudlillah, bantuan itu untuk pembelian mobiler satu lokal. Terima kasih atas bantuan Ibu Silvi di Australia. Semoga kepeduliannya dibalasi oleh Allah dengan pahala yang berlipat ganda. Kerja atau pun usaha Ibu Silvi lancar dan makin sukses. Demikian pula ayah Silvi, Dt Kampuang Limo semoga juga diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Dt. Kampuang Limo adalah mantan Kepala Desa yang dulu sama-sama menjabat dengan Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dulunya menjadi Kades Baruah Gunuang," kata KH. Sudirman Syair menandaskan. (erz)