KKP RI Akan Buka Politeknik Perikanan di Kabupaten 50 Kota

oleh -95 klik
Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo bersama Menteri Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono dan lainnya di sela-sela penandatanganan MoU antara Pemkab Limapuluh Kota dan KKP RI, Selasa (06-04-2021) di di Hotel Pullman, Bandung. DINAS KOMINFO
Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo bersama Menteri Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono dan lainnya di sela-sela penandatanganan MoU antara Pemkab Limapuluh Kota dan KKP RI, Selasa (06-04-2021) di di Hotel Pullman, Bandung. DINAS KOMINFO

JERNIHNEWS.COM-Pemkab Limapuluh Kota menandatangani MoU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Selasa (06/04/2021). Isi MoU di antaranya KKP RI akan membuka Politeknik Perikanan dan juga Kantor Riset KKP di Kabupaten Limapuluh Kota. Berikutnya Limapuluh Kota juga akan dijadikan pusat pembibitan dan pembesaran ikan tawar.

Sehubungan dengan hal di atas Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo diundang oleh Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia KKP untuk penandatangan perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara KKP Republik Indonesia dengan Pemkab Lima Puluh Kota.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo disambut langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, terkait pengembangan budi daya ikan darat, atau ikan lokal untuk peningkatan sumber perekonomian masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota.

"Alhamdulillah, kami terus mencari terobosan dalam menyampaikan potensi daerah kepada kementrian dan lembaga negara yang berada di Jakarta, sesuai dengan bidang dan kewenangan kementerian terkait, baik sektor pariwisata, pertanian, perdagangan, maupun infrastruktur daerah," kata Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo di sela-sela pertemuannya dengan Menteri KKP RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Hotel Pullman, Bandung, Selasa (06/04/2021), sebagaimana dilansir dari Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota.

Ditambahkan Bupati, MoU ini merupakan tindak lanjut keseriusan Pemkab Lima Puluh Kota untuk melakukan perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang perikanan. Juga, merealisasikan program Pemerintah Daerah dalam pemanfaatan potensi sektoral.

"Kita ikuti aturan pemerintah, tentu dengan koordinasi dan akurasi data yang kita miliki pada setiap sektor. Sehingga terjalin kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dengan pusat," sebut Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kelautan dan perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengapresiasi langkah dan inisiasi Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin terkait dijadikannya Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai pusat pembenihan dan pembesaran ikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya ingin membawa KKP ini rebound agar sektor kelautan dan perikanan bisa berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan," ujar Menteri Trenggono.

Tak hanya itu, Menteri Sakti Wahyu Trenggono juga antusias terkait kerjasama sektor perikanan dengan Kabupaten Lima Puluh Kota yang dikenal memiliki masyarakat homogen dengan bentang alam yang indah nan menawan.

"Dalam waktu dekat, kita ingin melakukan peninjauan ke Kabupaten Lima Puluh Kota. Bulan Ramadhannya kan juga sudah dekat, nanti sekalian kita ikut Tim Safari Ramadhan bareng Pak Bupati," ucapnya

Penandatanganan MoU tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya, akan dibangun di Lima Puluh Kota, pusat pembenihan dan pembesaran ikan dari kementerian serta penetapan kampung-kampung tematik seperti kampung ikan dewa, limbek, dan sebagainya untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu juga akan dilakukan pembukaan politeknik perikanan dan pembangunan kantor riset KKP di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Selain Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Menteri Kelautaan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, pertemuan tersebut juga didampingi oleh Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Subiakto, Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia kementrian kelautan dan perikanan, Syarif Widjaya, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Ir. Yosmeri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Syamsul Mikar serta Sekretaris Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota, Susi Letrini. (pr)