BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

oleh -70 klik
BMKG memperingati masyarakat tentang cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Indonesia selama sepekan ke depan (03 s/d 09 April 2021). Gambaran cuaca ekstrem. NET
BMKG memperingati masyarakat tentang cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Indonesia selama sepekan ke depan (03 s/d 09 April 2021). Gambaran cuaca ekstrem. NET

JERNIHNEWS.COM- Hujan deras dan angin kencang serta gelombang tinggi berpotensi terjadi pada sejumlah wilayah di Indonesia selama sepekan ke depan. Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar masyarakat mewaspadi cuaca yang ekstrim tersebut untuk rentang waktu 03 s/d 09 April 2021.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan bahwa La Nina masih berlangsung paling tidak hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia bersamaan dengan fenomena gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang dapat berkontribusi pada peningkatan awan hujan.

BMKG sebagai Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mendeteksi adanya adanya 2 (dua) BIBIT SIKLON TROPIS, yaitu bibit siklon tropis 90S di Samudra Hindia barat daya Sumatra dan bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur. Intensitas kedua Bibit Siklon Tropis tersebut cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia. Secara tidak langsung keberadaan bibit siklon tersebut dapat berkontribusi cukup signifikan terhadap peningkatkan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, selain itu dapat mendorong peningkatan kecepatan angin yang berdampak pada peningkatkan ketinggian gelombang di sebagian wilayah perairan Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan terdapat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah Indonesia.

Dalam sepekan kedepan potensi hujan sedang dan lebat diprediksi terjadi di wilayah; Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua.

Sedangkan potensi hujan sangat lebat diprediksi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur

Berikutnya potensi angin kencang diprediksi terjadi di wilayah Lampung, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan

Selanjutnya gelombang laut dengan ketinggian lebih dari 4 meter, diprediksi terjadi di wilayah perairan barat Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan Pulau Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Banten, dan Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Selatan Jawa Barat

Sementara itu berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak untuk potensi banjir bandang dalam periode hingga 3 hari ke depan dengan kategori siaga berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan lainnya," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam keterangan tertulisnya. (pr)