FB Kajur HK UIN Imam Bonjol Dibajak, Mundur dari Jabatan

oleh -145 klik
Rektorat Kampus UIN Imam Bonjol di Padang. NET
Rektorat Kampus UIN Imam Bonjol di Padang. NET

JERNIHNERWS.COM-Akun Facebook Afrinal, MH, Ketua Jurusan Hukum Keluarga (HK) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang diretas oleh orang tak bertanggungjawab. Pada FB dengan nama akun Afrinal itu, dosen asal Kabupaten Limapuluh Kota tersebut menyatakan mundur dari jabatan sebagai Ketua Jurusan HK Fakultas Syariah UIN IB.

Postingan pada akun FB Afrinal yang diretas. FB
Postingan pada akun FB Afrinal yang diretas. FB

"Assalamualaikum wr wb , saya Afrinal Ketua Jurusan Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang mulai tanggal 01 april 2021 mengundurkan diri sebagai Ketua Jurusan Hukum Keluarga. Kepada bapak dekan saya mohon untuk bisa menerima pengunduran diri ini, dan bisa mencari pengganti untuk ketua jurusan yang baru. Atas perhatian rekan-rekan semua saya ucapkan terima kasih," tulis peretas di akun FB Afrinal, pada Rabu (31 Maret 2021) pukul 19.04 WIB.

Afrinal, MH, Ketua Jurusan Hukum Keluarga Fak. Syariah UIN Imam Bonjol Padang. FB
Afrinal, MH, Ketua Jurusan Hukum Keluarga Fak. Syariah UIN Imam Bonjol Padang. FB

Beberapa rekan Afrinal di akun FB itu langsung memberikan komentar. Salah satunya, Irwandi Nashir, M.Pd. Dosen IAIN Bukittinggi itu pun melayangkan pertanyaan, apakah Afrinal akan pergi sekolah atau melanjutkan kuliah.

"Pergi sekolah ya Da?," tulis Irwandi bertanya kepada Afrinal dalam komentarnya.

Afrinal alias Nal yang juga mantan wartawan salah satu media harian terbesar di Sumbar itu mengatakan bahwa akun FB-nya dibajak oleh seseorang. Akun tersebut sudah lama tak dipakai lagi.

"Dikerjain Uda oleh orang di FB. Sampai kini, detik ini, belum pernah saya membuat pernyataan itu. Mundur kok infonyo lewat FB. Akun tersebut tak dipakai lagi," tulis Afrinal menjawab pertanyaan Irwandi Nashir di kolom komentar.

Yang lucunya, Afrinal dengan akun barunya Afrinal Nal juga berteman dengan akun FB-nya yang lama.

Si peretas pun menulis lagi, dengan harapan Afrinal mantan kolektor atau tukang tagih uang langganan salah satu koran terbesar di Ranah Minang itu merasa kapok.

"Kamu harus kapok dengan kejadian ini. Makanya kamu jangan banyak gaya juga. Kini rasakan oleh kamu dampaknya," tulis peretas itu dalam bahasa minang dengan pilihan kata yang cukup kasar.

Yaslinda Lizar, salah seorang rekan FB Afrinal juga memuat komentarnya. Yaslinda mengungkap bahwa Afrinal adalah seorang dosen dan pejabat yang memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi terhadap lembaga. Paling rajin, paling semangat dalam bekerja. Rasanya tak mungkin beliau mengundurkan diri dengan cara seperti ini, lewat FB.

"Tetap semangat ya Pak," tulis Yaslinda di akhir komentarnya.

Afrinal melalui komentarnya dengan akun Afrinal Nal pun memberikan jawaban atas tanggapan Yaslinda Lizar. Ketua Jurusan HK itu pun berterima kasih kepada Yaslinda Lizar.

Berikutnya pada Sabtu (03/April/2021) pukul 00.22 WIB, peretas kembali memosting komentarnya. Dia mengingatkan kepada Afrinal tentang bagaimana rasanya akun FB-nya diretas. Karena itu peretas meminta agar Afrinal yang baru jadi kajur jangan sombong, banyak gaya dan otoriter. Peretas juga mengingatkan agar Afrinal tidak sering lagi memarahi mahasiswa. Peretas mengaku capek mendengarkan keluhan mahasiswa.

"Woi afrinal lai lamak akun angku kanai bajak, makonyo angku jan terlalu otoriter bana dalam memimpin tu ndak , angku baru jadi kajur lah smbong lo gaya lah otoriter lo, angku alah tu berang berang juo ka mahasiswa tu lai , lah pnek ambo mandangakan keluhan magasiswa tu, tolong angku rangkul mahasiswa tu dan jan angku berangan juo mahasiswa tu mulai hari senin kalau angku masih berang berang juo angku ambo pecat sebagai kajur lai angku smbong bana mh, dlu angku waktu jadi dosen biaso angku elok dan ado nilai plus dari ambo sejak jadi kajur angku lah smbong dan angkuh. Ambo sangajo mambajak fb angku ko bia angku bisa marubah kepemimpinan angku," tulis peretas.

Guna mengklarifikasi tentang kebedaraan postingannya pada akun FB yang diretas, Afrinal pun memberikan penjelasan di akun FB-nya yang baru, yakni Afrinal Nal.

"Aswrb. Mohon maaf, kepada kawan2. FB ambo yang bernama Afrinal, sudah lama tidak aktif. Kalau ada teman2 yang menerima pesan dari FB tsb atau membaca status, itu bukan dari saya. Atas perhatian bapak dan ibu serta kawan2 semua diucapkan terima kasih," tulis Afrinal.

Saat dihubungi jernihnews.com, Afrinal mengungkapkan jika akun FB-nya atas anama Afrinal sudah tak dipakainya lebih kurang sejak 5 tahun silam. Dia tak menggunakannya lagi, karena lupa password-nya. Berikutnya, sekitar 1 tahun yang silam dia membuat akun FB baru dengan nama akun "Afrinal Nal".

Afrinal juga menjelaskan bahwa dia tidak pernah bersikap otoriter sebagai Ketua Jurusan HK Fak. Syariah UIN IB. Malahan menurutnya terhadap mahasiswa dia tak pernah mempersulit dan menelantarkan mahasiswa. Bahkan menurut Nal, dia sering membantu bahkan terhadap mahasiswa tahun tua, yang nyaris terkena kebijakan drop out (DO).

"Saya tak pernah mempersulit apalagi menganiaya. Kita justru berupaya mencarikan solusi dari berbagai persoalan. Apalagi saya juga mantan orang lapangan," sebut Afrinal, sembari mengatakan beberapa bulan yang lalu juga ada WA dan FB dua orang dosen di Fak. Syariah UIN IB yang diretas.

Belum Ingin Lapor Polisi

Sejauh ini, Nal belum ada keinginan untuk melaporkan si peretas kepada polisi. Meski sangat yakin sangat mudah bagi polisi melacak dan menangkap si peretas, namun dia tidak ingin menyusahkan apalagi membuat si peretas tersiksa. Nal sangat yakin, praktik yang dijalankan oleh peretas, delik hukumnya langsung duduk dengan pelanggaran UU ITE yang hukumannya sekitar 6 tahun.

"Sejauh ini belum terlalu mengganggu. Jadi tak usah lapor polisi dulu," sebut Nal yang mengaku dulu pernah membuka FB di komputer PC. Berkemungkinan dia lupa keluar atau menutup FB tersebut, sehingga digunakan oleh orang yang tak bertanggungjawab. (erz)