Gubernur Sumbar: Belum Ada Rencana Tutup Objek Wisata Jelang Ramadhan

oleh -191 klik
Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kampung Sarasah, Nagari Tarantang, Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (31/03/2021). ERZ
Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kampung Sarasah, Nagari Tarantang, Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (31/03/2021). ERZ

JERNIHNEWS.COM-Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan hingga saat ini belum ada rencana penutupan tempat wisata di Sumatera Barat menjelang Bulan Ramadhan 1442 atau yang dikenal dengan hari balimau.

"Sampai saat ini belum ada rencana kita menutup tempat wisata. Tapi kita ingatkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi kepada jernihnews.com, usai pengukuhan Pengurus Persatuan Wali Nagari Limapuluh Kota, di Objek Wisata Kampung Sarasah, Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (31/03/2021).

Menurut Ketua DPW PKS Sumbar itu, yang terpenting menjelang Ramadhan adalah saling bermaaf-maafan, bukan balimau di tempat-tempat wisata. Sedangkan untuk keberadaan pasar pabukoan di wilayah kota/kabupaten di Sumbar, sebut Mahyeldi diserahkan kepada masing-masing pemkab dan pemko untuk mengaturnya.

Tradisi masyarakat Sumatera Barat sebelum datang Bulan Ramadhan banyak yang bepergian ke objek-objek wisata, terutama ke yang ada tempat pemandiannya. Seperti pantai, sungai, kolam renang, air terjun dan lainnya.

Di objek wisata itu masyarakat mandi-mandi dengan istilah balimau. Tujuannya untuk membersihkan diri atau jasmani sebelum memasuki Bulan Ramadhan guna melaksanakan ibadah puasa satu bulan penuh.

Dalam Islam memang dianjurkan saling bermaaf-maafan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Sehingga bersih jasmani dan rohani. Bagi sebagian masyarakat bersih jasmani diartikan dengan balimau atau berkeramas. Ada juga yang menggunakan bunga rampai.

Pantauan jernihnews.com, menjelang Bulan Ramadhan kegiatan berwisata oleh masyarakat semakin meningkat. Kunjungan ke berbagai destinasi wisata di wilayah Lembau Harau tampak makin ramai. Puluhan bus pariwisata setiap hari mendatangi Lembau Harau. Selain dari lokal Sumbar, wisawatan itu juga datang dari provinsi lain, dan mayoritas dari Provinsi Riau.

Di luar itu, destinasi wisata religius serta alam yang sedang ramai dikunjungi saat ini adalah masjid terapung di Pantai Carocok, Painan, Pesisir Selatan. Setiap hari, ribuan orang berkunjung ke sana. Sembari wisata religius ke masjid terapung, wisatawan juga bisa menyinggahi Pantai Carocok, Pantai Mandeh dan Jembatan Akar yang sudah termasyur keindahannya.

Saat jelang Bulan Ramadhan tahun 2020 lalu, semua tempat wisata di Sumbar ditutup sehubungan waktu itu pandemi Covid-19 sedang hangat-hangatnya. Di akhir tahun 2020 dan saat penyambutan tahun baru 2021, ketika Gubernur Sumbar masih dijabat Irwan Prayitno semua tempat wisata di Sumbar juga ditutup. (erz)