3 Jenazah Mahasiswa UNP Korban Air Bah Sudah Ditemukan

oleh -473 klik
Pencarian jenazah mahasiswa UNP yang menjadi korban air bah di Air Terjun Tiga Tingkat Lubuk Hitam, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Padang. Pada Sabtu (27/03/2021) pagi ini 2 korban lagi telah ditemukan, setelah pada Jumat malam ditemukan satu orang. BPBD PADANG
Pencarian jenazah mahasiswa UNP yang menjadi korban air bah di Air Terjun Tiga Tingkat Lubuk Hitam, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Padang. Pada Sabtu (27/03/2021) pagi ini 2 korban lagi telah ditemukan, setelah pada Jumat malam ditemukan satu orang. BPBD PADANG

JERNIHNEWS.COM-Tiga jenazah mahasiswa Teknik Sipil UNP Semester VI (angkatan 2018) yang jadi korban musibah terseret air bah, Jumat (26/03/2021) pukul 16.00 WIB di Air Terjun Tiga Tingkat Lubuk Hitam, Teluk Kabung Utara, Padang, semuanya telah ditemukan. Jasad yang terakhir kali ditemukan adalah Dela (21 tahun) mahasiswi Teknik Sipil UNP asal Muaro Tebo Jambi. Jenazahnya ditemukan Sabtu (27/03/2021) pukul 09.50 WIB tak jauh dari lokasi kejadian.

Sedangkan jenazah kedua yang ditemukan adalah Furulian (21 tahun) mahasiswa Teknik Sipil UNP yang berasal dari Sumatera Utara. Jenazah Furulian ditemukan pukul 08.10 pagi ini, juga masih di sekitar TKP (tempat kejadian perkara).

Sementara, korban pertama yang ditemukan adalah Felisia Honesti (21 tahun) mahasiswi Teknik Sipil UNP yang berasal dari Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Dia ditemukan tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB.

"Dua korban lagi telah ditemukan pagi ini oleh Tim BPBD, SAR, Polri dan TNI serta tim gabungan," kata WD 1 FT UNP Dr. Waskito, MT kepada Jernihnews.com.

Dosen senior Jurusan Teknik Mesin tersebut memang dari sore kemarin terus berada di lapangan memantau perkembangan mahasiswanya yang menjadi korban musibah itu bersama dengan WD 3 FT UNP, Dr. Mukhlidi.

Menurut Waskito, sekitar pukul 01.20 WIB dini hari tadi, korban Felisia Honesta telah dibewa oleh orangtua dan keluarganya dari RS. Bhayangkara Padang ke kampungnya di Lubuk Basung untuk dimakamkan.

Sedangkan orang tua dan keluarga korban kedua dan ketiga yang ditemukan juga sudah berada di Padang. Korban kedua telah terlebih dahulu dibawa ke RS Bhayangkara. Sedangkan korban ketiga yang baru ditemukan saat ini siap-siap untuk dibawa ke RS Bhayangkara di Jati, Padang.

Kondisi para korban menurut Waskito cukup mengenaskan. Karena kepala dan tubuh mereka terbentur ke batu-batu besar dan mereka jatuh dari ketinggian saat terseret air bah. (erz)