Musibah 16 Mahasiswa Dilanda Air Bah, Sudah Dilarang Tapi Tak Digubris

oleh -369 klik
Spot-spot keindahan pada Air Terjun Tingkat Tiga Lubuk Hitam, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Teluk Kabung, Kota Padang. NET
Spot-spot keindahan pada Air Terjun Tingkat Tiga Lubuk Hitam, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Teluk Kabung, Kota Padang. NET

JERNIHNEWS.COM-Musibah terseret air bah yang menimpa 16 mahasiswa (15 UNP dan 1 Unand), Jumat (26/03/2021) di Air Terjun Tiga Tingkat Lubuk Hitam, Teluk Kabung Utara, Padang, sungguh memilukan. Dari tiga mahasiswa yang dikabarkan tewas, baru 1 jasadnya yang ditemukan. Mereka sudah diingatkan oleh masyarakat setempat agar tak naik, namun tak digubris dan berakhir petaka.

Upaya pencarian korban oleh BPBD Kota Padang. IST
Upaya pencarian korban oleh BPBD Kota Padang. IST

Sugeng, warga Teluk Kabung mengatakan Air Terjun Lubuk Hitam memang indah dan asri. Berada di tengah hutan yang masih perawan. Meski sudah cukup banyak orang yang berkunjung tapi belum dikelola oleh Pemko Padang atau pun masyarakat setempat sebagai objek wisata.

Informasi diperoleh Sugeng, 16 mahasiswa yang mengunjungi air terjun itu sudah dilarang oleh masyarakat setempat naik ke air terjun kedua dan ketiga. Karena hari sudah mulai hujan di lokasi dan masyarakat sudah mengetahui tanda-tanda hujan juga deras di hulu. Namun mereka tak menggubris. Mahasiswa yang 10 pria dan 6 wanita itu tetap nekad.

"Sehingga terjadilah malapetaka itu," kata Sugeng, warga Teluk Kabung, saat dihubungi jernihnews.com, Jumat (26/03/2021) malam.

Air Terjun Tiga Tingkat Lubuk Hitam terletak di Kampung Lubuk Hitam, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Teluk Kabung, Kota Padang. Jaraknya sekitar 25 KM dari Kota Padang arah ke Painan, Pesisir Selatan. Jika dari Padang menuju Painan, posisinya berada di sebelah kiri. Lebih kurang sekitar 2 km dari jalan raya Padang-Painan. Simpangnya dekat Kantor Polsek Teluk Kabung. Airnya yang jernih dan sejuk terjun dari rangkaian perbukitan Bukit Barisan. Hutannya termasuk wilayah hutan lindung.

Kata Sugeng, anaknya sering berkunjung ke Air Terjun Tingkat Tiga Lubuk Hitam. Saking masih asri dan perawannya sungai Lubuk Hitam, anaknya juga pernah melihat langsung penyu berukuran besar, diameternya lebih dari 50 cm. "Hutannya benar-benar masih perawan. Hutannya lebat. Batu-batu di sungai itu juga besar-besar. Binatang buas juga masih ada ," sebut Sugeng sembari mengatakan ketinggian air terjun lebih kurang 30 meter, namun berada di ketinggian, sehingga dapat terlihat dari jalan raya Padang-Painan.

Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik UNP Bidang Kemasiswaan, Dr. Mukhlidi mengatakan kunjungan mahasiswa FT UNP ke air terjun tersebut, tidak dalam kegiatan kampus. Tapi murni rekreasi mahasiswa yang dilaksanakan bersama-sama dengan rekannya. "Itu bukan kegiatan kampus," kata Mukhlidi yang saat dihubungi jernihnews.com tadi malam tengah berada di Polsek Teluk Kabung dan berikutnya ke RS Bhayangkara guna mengurus mahasiswa yang jadi korban.

Korban jasadnya yang telah ditemukan adalah Felisia Honesti (21 tahun) mahasiswi Teknik Sipil UNP. Sedangkan dua yang belum ditemukan Dela (21 tahun) mahasiswi Teknik Sipil UNP, dan Furulian (21 tahun) mahasiswa Teknik Sipil UNP. Mereka semuanya mahasiswa semester VI atau tahun masuk 2018.

Wakil Dekan I FT UNP, Waskito mengatakan karena kondisi lapangan yang sulit dan minimnya penerangan, maka pencarian oleh BPBD dan tim gabungan dihentikan untuk sementara tadi malam dan dilanjutkan pagi ini. "Dilanjutkan pagi pencariannya," kata Waskito. (erz)