Berharap Pasar Pabukoan Payakumbuh Dibuka Ramadhan Ini

oleh -147 klik
Suasana pasar pabukoan Payakumbuh pada Bulan Ramadhan tahun 2019. Setelah Ramadhan tahun 2020 tak diizinkan Pemko Payakumbuh karena masa pandemi Covid-19, pada Ramadhan tahun 2021 ini diharapkan ada izin. Penerapan Prokes Covid-19 sangat penting. NET
Suasana pasar pabukoan Payakumbuh pada Bulan Ramadhan tahun 2019. Setelah Ramadhan tahun 2020 tak diizinkan Pemko Payakumbuh karena masa pandemi Covid-19, pada Ramadhan tahun 2021 ini diharapkan ada izin. Penerapan Prokes Covid-19 sangat penting. NET

JERNIHNEWS.COM-Bulan Ramadhan 1442 H/2021 segera datang 18 hari lagi. Umat muslim di seluruh penjuru dunia akan menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh. Di Payakumbuh, keberadaan pasar pabukoan dengan berpuluh aneka kuliner, selalu ditunggu sekali setahun. Setelah tak izinkan di Ramadhan lalu, tahun ini diharapkan pasar pabukoaan direstui dan difasilitasi Pemko Payakumbuh.

Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra Dt. Rajo Mantiko Alam. FB
Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra Dt. Rajo Mantiko Alam. FB

"Saya sangat berharap tahun ini Pemko Payakumbuh memberi izin dan membuka pasar pabukoan. Sehingga saya dan warga lainnya bisa berdagang aneka kuliner untuk berbuka puasa," kata Upik, yang biasa menjual berbagai masakan di pasar pabukoan setiap Bulan Ramadhan, pada Rabu (24/03/2021).

Pedagang lainnya Soni juga memiliki harapan yang sama. Dengan dibukanya pasar pabukoan menurut Soni, roda ekonomi dapat bergerak. Para pedagang kecil tetap dapat mengais rezeki, meski masih dalam masa pandemi Covid-19. "Tapi kita belum tahu, apakah diizinkan pemerintah atau tidak. Namun saya pedagang sangat berharap Pemko Payakumbuh memberi izin," kata Soni.

Pada bagian lain, anggota DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra Dt. Rajo Mantiko Alam berpendapat agar Pemko Payakumbuh memberi izin dan memfasilitasi pasar pabukoan pada Ramadhan 1442 H/2021 ini.

"Minggu lalu ada perwakilan pedagang yang datang ke DPRD Kota Payakumbuh. Kami dengan anggota lainnya berpendapat agar diizinkan. Tapi dengan menjalankan protokol kesehatan. Biar perekonomian menggeliat kembali," kata Wirman, politisi Partai Golkar dari Dapil Payakumbuh Utara-Lamposi Tigo Nagari kepada jernihnews.com.

Lebih lanjut Wirman memaparkan, sejak beberapa bulan lalu pasar Payakumbuh sudah operasional setiap hari secara normal dengan prokes Covid-19, sehingga bijak kiranya kalau Pemko Payakumbuh memberi izin untuk pasar pabukoan. Karena pasar pabukoan sumber ekonomi untuk pedagang musiman.

"Ini juga berdampak untuk pergerakan ekonomi masyarakat. Tapi penekanan Prokes Covid-19 harus serius," kata Wirman menegaskan.

Pada tahun-tahun lalu, Pemko Payakumbuh menyediakan tenda khusus bagi pedagang pasar pabukoan di sepanjang Jalan Sutan Usman atau dekat Rumah Makan Asia Baru. Jalan sepanjang lebih kurang 150 meter itu dimanfaatkan bagi para pedagang menyediakan aneka makanan dan minuman untuk buka puasa. Pemko Payakumbuh juga pernah menjadikan Jl. Sukarno Hatta mulai dari depan Rumah Makan Asia Baru hingga Simpang Kasda untuk areal pasar pabukoan.

Aneka makanan dan minuman yang dijual di pasar pabukoan seperti masakan lauk pauk, aneka kolak, lamang, aneka minuman seperti cendol, es tebak, es teler, gado-gado, pical, lotek, berbagai kerupuk dan lain sebagainya.

Bagi perantau yang pulang kampung saat Bulan Ramadhan, berbelanja atau sekedar berkeliling di pasar pabukoan sembari ngebuburit adalah sesuatu yang berkesan dan dirindukan. Karena itu pula pasar pabukoan selalu ramai. Sangat pas kiranya anggota DPRD Payakumbuh Wirman Putra mengingatkan tentang pentingnya penerapan Prokes Covid-19 seandainya Pemko Payakumbuh memberi izin terhadap pasar pabukoan di Ramadhan tahun ini. (erz)