Mahyeldi-Audy Jadilah Gubernur dan Wagubnya Masyarakat Sumbar

oleh -261 klik
Mahyeldi-Audy Joinaldy. IST
Mahyeldi-Audy Joinaldy. IST

JERNIHNEWS.COM-Presiden RI Joko Widodo melantik Mahyeldi dan Audy Joinaldi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Kamis (25/02/2021) di Jakarta. Anggota DPR RI dari Dapil Sumbar, Guspardi Gaus, memberikan ucapan selamat dan juga mengingatkan agar Mahyeldi-Audy menjadi Gubernur dan Wagubnya masyarakat Sumbar, tidak terkoptasi oleh kepentingan parpol.

Anggota DPR RI Guspardi Gaus. NET
Anggota DPR RI Guspardi Gaus. NET

"Pertama tentu kita mengucapkan selamat kepada Mahyeldi-Audy yang dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Gubernur dan Wagub Sumbar. Semoga mampu mengaplikasikan dan merealisasikan visi dan misinya sesuai dengan keinginan masyarakat Sumbar," kata Guspardi Gaus kepada jernihnews.com, Kamis (25/02/2021) melalui sambungan telepon.

Menurut Guspardi, Mahyeldi telah berhasil memimpin Kota Padang selama lebih kurang 7 tahun. Kemajuan dan perubahan kota bengkuang sangat terlihat selama kepemimpinan Mahyeldi. Kemacetan dapat teratasi, pasar satelit dapat dibenahi dan berbagai pembangunan lainnya dapat dilaksanakan.

"Karena itu kita sangat berharap Mahyeldi juga dapat mencatatkan keberhasilan pula dalam memimpin Sumbar," kata politisi PAN tersebut.

Ada tiga sektor yang mesti menjadi skala prioritas bagi Mahyeldi-Audy, yakni pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Untuk sektor pendidikan, Sumbar, kata Guspardi telah dikenal sebagai industri otak dari dulunya. Karena memang Sumbar memiliki SDM yang lebih baik dan itu dibuktikan dengan banyak tokoh-tokoh pendiri Republik Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Seperti Bunga Hatta, M. Yamin, Sutan Sjahrir, Agussalim dan lainnya.

Guspardi juga berpesan agar Mahyeldi-Audy tetap kompak di dalam memimpin Sumbar. Jangan sampai pecah kongsi. Laksanakanlah pembagian tugas dan kewenangan sesuai dengan amanat Undang Undang. Audy belajarlah dari Mahyeldi yang lebih berpengalaman. Apalagi Audy selama ini tidak berada di Sumbar.

Audy mesti dapat memahami posisinya sebagai wakil gubernur. Jangan pula menempatkan diri sebagai gubernur. Sedangkan di sisi lain, berilah ruang kepada Audy selaku wakil gubernur. Jangan jadikan Audy seperti ban serap.

"Artinya, seiya sekata. Marilah bersinergi dan kompak membangun Sumbar," kata Guspardi mengingatkan. (erz)