Solok dan Solsel Zona Orange dengan Skor Terendah

oleh -238 klik
Zonasi Covid-19 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat, 21 s/d 27 Fabruari 2021. JNC
Zonasi Covid-19 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat, 21 s/d 27 Fabruari 2021. JNC

JERNIHNEWS.COM- Kini empat daerah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berada pada zonasi orange Covid-19, dengan resiko sedang. Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan (Solsel) memiliki skor terendah. Sedangkan 15 kota/kabupaten lainnya, berada pada zona kuning. Tidak ada daerah yang di zona hijau atau pun merah.

Update zonasi Kabupaten/Kota di Sumatera Barat Minggu ke-49 Pandemi Covid-19

(Periode 21 Februari 2021 - 27 Februari 2021) disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, Ahad (21/02/2021) dalam keterangan tertulis resminya.

Penentuan zonasi berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-49 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat.

Berikut ini adalah pembagian zonasi tersebut:

Zona Merah dengan Resiko Tinggi (Skor 0 - 1,8)

Tidak ada

Zona Orange dengan Resiko Sedang (Skor 1,81 - 2,40)

  1. Kab. Pasbar (2,40)
  2. Kab. Agam (2,23)
  3. Kab. Solsel (2,18)
  4. Kab. Solok (2,17)

"Hanya 4 daerah kabupaten/kota di Sumbar yang berada pada zona orange. Yang paling rendah skornya Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan," kata Jasman Rizal yang juga Kepala Dinas Kominfo Sumbar.

Zona Kuning -- Resiko Rendah (2,41 - 3,0)

  1. Kab. Kep. Mentawai (2,68)
  2. Kota Solok (2,59)
  3. Kota Pdg. Panjang (2,54)
  4. Kota Sawahlunto (2,53)
  5. Kab. Sijunjung (2,49)
  6. Kab. Dharmasraya (2,48)
  7. Kota Payakumbuh (2,48)
  8. Kab. Pasaman (2,47)
  9. Kab. Pessel (2,45)
  10. Kota Padang (2,44)
  11. Kab. 50 Kota (2,44)
  12. Kab. Pdg. Pariaman (2,43)
  13. Kab. Tanah Data (2,42)
  14. Kota Pariaman (2,42)
  15. Kota Bukittinggi (2,41)

"Melihat skor di atas, Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar," tambah Jasman.

Zonasi Hijau -- Tidak Ada Kasus

Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir. Tidak ada daerah di Sumbar yang berada di zona hijau.

"Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-50 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau," kata Jasman menegaskan.

Menurut Jasman, pada Minggu ke-50 ini, Provinsi Sumatera Barat kembali berada pada zonasi orange. Artinya berada pada resiko sedang (skor 2,39), setelah sebelumnya selama 2 pekan berturut-turut berada pada zonasi kuning. (erz)