Dulu Sehari Sampai 6 Bungkus, Jasman Kini Sukses Berhenti Total Merokok

oleh -363 klik
Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, Kadis Kominfo Provinsi Sumatera Barat yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar. NET
Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang, Kadis Kominfo Provinsi Sumatera Barat yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar. NET

JERNIHNEWS.COM-Bagi perokok berat, berhenti merokok bukan perkara gampang. Bahkan, ada perokok yang bilang, biarlah kehilangan pacar dari pada disuruh berhenti merokok. Begitu bangun tidur, sang pecandu berat pun menghisap rokok dulu sebelum melakukan hal lainnya. Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang yang dulu sehari sampai 6 bungkus mengonsumsi rokok, kini sukses berhenti total.

"Ini hanya sekedar berbagi pengalaman dan pendapat pribadi saya sendiri. Saya dulunya perokok berat. Minimal 4 bungkus rokok sehari. Kalau lagi sibuk dan bekerja di belakang meja, bisa sampai 6 bungkus rokok. Sejak 1 November 2019, saya total berhenti merokok karena ada suatu peristiwa yang sangat luar biasa dan alhamdulillah sampai sekarang sudah benci banget nauzubillah dengan namanya rokok. Malah mencium bau rokok atau asap rokok, saya merasa pusing sekali," tulis Jasman Rizal, di beranda FB-nya, Kamis (04/02/2021).

Menurut Jasman yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Sumatera Barat, setelah lebih setahun dia berhenti merokok, barulah dia mengerti sekarang, bahwa merokok itu adalah kebiasaan yang sangat negatif.

Jasman yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, menjabarkan bahwa merokok adalah pekerjaan sia-sia alias mubazir, merokok adalah suatu kebodohan, merokok merugikan kesehatan, merokok mengurangi hubungan antara Bapak dengan anak.

"Anak saya yang paling kecil tak mau dipeluk dan dicium, dengan alasan, Bau Papa busuk," kata Jasman menuliskannya.

Berikutnya Jasman juga menulis bahwa saat masih merokok, bajunya banyak yang bolong-bolong akibat percikan api tembakau rokok. Dia juga merasakan saat bangun pagi kerongkongannya tak nyaman.

"Nah, silahkan lanjutkan kerugian merokok bagi sahabat yang punya pengalaman. Ingat, ini hanya pendapat pribadi saya dan bagi yang masih merokok, jangan baperan yah dengan status saya," tulis Jasman yang beberapa bulan lalu juga sempat menjadi Penjabat Bupati Solok Selatan sehubungan digelarnya Pilkada di kabupaten tersebut.

Wartawan Jernihnews.com dulu juga menyaksikan langsung bagaimana sangat kecanduannya Jasman Rizal dengan rokok. Dia sepertinya tak sanggup menahan hasrat dan rasa candunya terhadap rokok. Meski pun dalam ruangan ber-AC saat pertemuan dan bahkan di dalam ruangan itu juga ada perempuan, dia tetap merokok. Setelah minta maaf, dia pun menyulut api rokoknya. Seperti cerobong kereta api, asap mengepul dari mulut dan hidung pria asal Pesisir Selatan itu.

Sejumlah netizen memberikan ucapan selamat kepada Jasman yang telah sukses berhenti total merokok. Ada juga yang jujur mengaku kepada Jasman, bahwa dia belum bisa berhenti total merokok seperti yang dilakukan Jasman. Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Adrian Toaik Tuswandi yang juga ikut mengomentari status pada dinding FB Jasman mengatakan suatu saat nanti dia akan mengikuti jejak Jasman yang sukses berhenti merokok. (erz)