44% atau Rp3 T Lebih, APBD Sumbar untuk Sektor Pendidikan

oleh -204 klik
Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. NET
Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. NET

JERNIHNEWS.COM- Sekitar 44 persen atau lebih dari Rp3 triliun APBD Provinsi Sumatera Barat dianggarkan untuk penanganan pendidikan. Persentase tersebut jauh di atas amanah UU Pendidikan yang hanya menetapkan minimal 20 persen APBD untuk anggaran pendidikan. Membengkaknya anggaran pendidikan itu setelah pengelolaan pendidikan SLTA beralih dari kabupaten/kota ke provinsi. Konsekwensinya banyak anggaran pada OPD lainnya yang terpangkas.

"Sejak beralihnya kewenangan SMA/SMK ke provinsi mulai Januari 2017, akibatnya sekitar 500 sekolah menjadi tanggungan Provinsi Sumatera Barat. Maka APBD Sumbar tersedot untuk pendidikan hingga 44 persen dari jumlah total APBD. Dua kali lipat lebih dari amanat UU pendidikan yang hanya 20%," kata Wakil Ketua DPRD Sumbar, Ust. H. Irsyad Syafar, Lc, M.Ed kepada jernihnews.com, beberapa waktu lalu.

Menurut politisi PKS itu, membengkaknya anggaran pendidikan menyebabkan anggaran pada dinas-dinas lain atau organisasi pemerintahan daerah (OPD) termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) menjadi terjun bebas. Anggaran pada OPD itu umumnya terpangkas hingga separoh.

"Biasanya anggaran Dinas PUPR Sumbar sebelum tahun 2016, selalu sekitar Rp600 miliar pertahun. Kini anjlok ke angka Rp 300 miliar saja. Dampaknya, perbaikan jalan-jalan provinsi tidak tertangani semuanya," kata Irsyad Syafar.

Irsyad Syafar mengatakan APBD Sumbar Tahun 2021 hanya sekitar Rp. 6,7 triliun. Turun dibandingkan dibandingkan tahun 2019, yang mencapai Rp 7,2 triliun. Penurunannya sekitar Rp 500 miliar. (pr)