Siswi Muslim Wajib Berjilbab, Non Muslim Bebas dan Menyesuaikan

oleh -437 klik
Ketua MKKS SMK Kota Padang, Deta Mahendra, SE, MM. FB
Ketua MKKS SMK Kota Padang, Deta Mahendra, SE, MM. FB

JERNIHNEWS.COM- Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Padang, Deta Mahendra, S.Pd, MM mengatakan yang wajib pakai jilbab hanya siswi muslim, untuk yang non muslim bebas, dan menyesuaikan.

"Ya pada prinsipnya pakaian jilbab hanya untuk muslim. Untuk non muslim bebas dan menyesuaikan," sebut Deta Mahendra saat dihubungi jernihnews.com, Jumat (29/01/2021).

Sejak sepekan belakangan persoalan siswi non muslim diwajibkan berjilbab di SMKN 2 Kota Padang menjadi berita yang menghebohkan. Bahkan hal itu menjadi sorotan secara nasional, karena video tentang itu viral di media sosial. Padahal, aturan yang tertuang di dalam instruksi Walikota Padang itu sudah berlangsung sejak 15 tahun lalu. Selama ini tak ada persoalan.

Deta Mehendara yang juga Kepala SMKN 5 Padang, mengatakan jumlah pelajar non muslim di sekolah yang dia pimpin sekarang sebanyak 38 orang. Laki-laki 34 orang dan yang perempuan 4 orang. Siswi non muslim di SMK ini dari awal tidak diwajibkan berjilbab. Tetapi mereka menyesuaikan saja atau ikut berjilbab sama dengan siswi muslim lainnya.

Sehubungan dengan kondisi sekarang, menyusul munculnya persoalan di SMKN 2 Padang yang menjadi viral di berbagai media itu, dia selaku kepala sekolah menyerahkan kepada siswi non muslim. Mau berjilbab silakan atau membukanya juga silakan.

"Untuk keadaan kini diserahkan ke siswa tersebut kalau ingin buka jilbab silahkan karena kami tidak pernah menyarankan untuk berjilbab," kata Deta Mahendra menandaskan. (erz)