8.405 Warga Kota Solok Jadi Korban Banjir

oleh -197 klik
Petugas dari berbagai instansi dan lembaga yang memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir di Kota Solok, Rabu (12/01/2021). LANGGAM
Petugas dari berbagai instansi dan lembaga yang memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir di Kota Solok, Rabu (12/01/2021). LANGGAM

JERNIHNEWS.COM-Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok dan Kota Solok sejak Senin (11/01/2021) siang hingga tengah malam menyebabkan banjir di beberapa kecamatan di kedua daerah. Dua kecamatan di Kota Solok menjadi daerah yang terparah. Banjir disebabkan meluapkan 3 sungai, yakni Batang Lembang, Batang Gawan dan Batang Binguang.

Setidaknya 8.405 warga yang berdomisili di Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan menjadi korban banjir. Sepanjang malam mereka tak bisa tidur, karena mesti menyelamatkan perabotan dan berbagai peralatan lainnya agar tak terendam banjir. Meski sudah dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi, namun tetap saja banyak berbagai barang tak terselamatkan, karena ketinggian air di beberapa titik hingga mencapai 2 meter.

Meskipun pada Selasa (12/01/2021) pagi hujan telah reda, namun warga tetap was-was, karena cuaca masih mendung. Awan hitam masih menutupi kedua daerah, bahkan Solok Raya pada umumnya. Permukaan air di sungai juga belum surut. Kondisi itu memaksa warga lebih meningkatkan kewaspadaan dengan menyelamatkan berbagai barang dan perabotan serta keluarga ke lokasi yang lebih dan aman.

"Saat ini yang perlu diselamatkan apabila tiba banjir yang lebih besar, bahan makanan seperti beras dan juga barang-barang elektronik," kata Afriadi, warga Koto Panjang,seperti yang dikutip dari Jarbat News.

Banjir juga menyebabkan tanggul jebol. Dampaknya ratusan hektar lahan pertanian terendam. Sawah dan kebun dilahap banjir. Jebolnya tanggul pengatur irigasi pertanian, menyebabkan berbagai benda yang dihanyutkan air terbawa arus ke lahan pertanian. Padi di sawah dan berbagai tanaman di kebun, sperti ubi jalar, pisang, pepaya, bibit pinang dan lainnya menjadi rusak, dan bahkan mati.

1.730 KK di 9 Kelurahan Terendam Banjir

Meski hingga saat ini banjir yang merendam wilayah Kota Solok tidak ada merenggut korban jiwa, namun jumlah warga yang menjadi korban banjir karena rumahnya terendam jumlahnya cukup besar. 9 dari 13 kelurahan di Kota Solok yang dilanda banjir. Jumlah korban sebanyak 8.405 warga atau 1.730 Kepala Keluarga (KK).

Hingga hari ini, petugas gabungan TRC BPBD Kota Solok, Tagana Din as Kota Solok, PMI Kota Solok, Pramuka Peduli, Dampakr Kota Solok, TNI-Polri, Dinas Kesehatan Kota Solok, Basarnas Nasional, BPBD Provinsi Sumbar dan berbagai organisasi dan lembaga lainnya, berjibaku memberikan bantuan kepada warga korban banjir. Mereka juga terus berwaspada mengawasi kondisi air Batang Lembang yang bermuara di Danau Singkarak.

Sembilan kelurahan yang terendam banjir adalah Kelurahan Lubuk Sikarah, KTK, IX Korong, IV Suku, Sinapa Piliang, Aro IV Korong, Tanah Garam, Tanjung Harapan, Nan Balimo, PPA dan Koto Panjang. Kawasan itu mulai terendam banjir pada pukul 03.00 dini hari Senin (12/01/2021). "Sembilan kelurahan yang terendam banjir," kata Kepala BPBD Kota Solok, Ikhlas. (pr)