2 Warga Asal Sumbar Korban Sriwijaya Air, Pengusaha Tekstil dan Pemusik

oleh -417 klik
Korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182, Asy Habul Yamin (manifest 49) dan Faisal Rahman (manifest 50) bersama keluarga. NET
Korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182, Asy Habul Yamin (manifest 49) dan Faisal Rahman (manifest 50) bersama keluarga. NET

JERNIHNEWS.COM-Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Pontianak, jatuh di dekat Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Di dalam pesawat ada 62 orang yang terdiri 50 penumpang (40 dewasa, 7 anak, 3 bayi) tambah 12 kru (6 kru aktif, 6 ekstra kru). Dari 50 penumpang itu, ada 2 warga asal Sumbar yang ikut masuk dalam manifest pesawat.

Faisal Rahman, warga asal Tanah Datar yang merantau ke Kalbar yang menjadi korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182, Sabtu (09/01/2021). NET
Faisal Rahman, warga asal Tanah Datar yang merantau ke Kalbar yang menjadi korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182, Sabtu (09/01/2021). NET

Penumpang asal Sumbar itu adalah Asy Habul Yamin (manifest no.49) dan Faisal Rahman (manifest no.50). Kedua bersaudara berasal dari Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar. Hal tersebut dituturkan Wali Nagari Gurun, Hanisben saat dihubungi via telepon dari Padang, seperti yang dikutip dari Haluan.

Dia membenarkan kedua korban adalah warga Nagari Gurun yang merupakan anak dari H. Masrizal, seorang pengusaha tekstil di Jakarta. Dia menyebut, keluarga korban sudah lama tinggal di Jakarta sejak tahun 1980. "Kita dapat informasi dari grup WhatsApp keluarga. Kebetulan istri saya juga ada kerabat dengan keluarga korban ini," sebut Hanisben.

Disebutnya, saat ini, pihak Nagari juga masih terus mencari informasi tersebut. "Kita dari pihak Nagari juga masih menunggu informasi lebih lanjut," sebut Hanisben.

Dikutip dari Kata Sumbar, kedua kakak-beradik yang menjadi korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air merupakan pengusaha toko busana di Cahaya Busana, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Namun khusus Faisal, selain pengusaha, ia juga seorang pemusik.

Faisal yang dikenal dengan panggilan Fay itu merupakan seorang seniman musik beraliran elektronik. Selain bermain musik, ia juga mengkreasikan keterampilannya sebagai produser dan host di sebuah Chanel Youtube, Dunia Malam TV.

Di chanel tersebut, Fay kerap mereview fasilitas hiburan malam seru di Jakarta dan mewawancara pelaku-pelaku hiburan malam.

Selama berkarir sebagai reviewer, Fay dalam chanel Dunia Malam TV juga pernah colabs dengan salah satu artis, yakni Berbi Kumalasari.

Dalam kolaborasi itu, ia mewawancarai Berbi seputaran kehidupan pribadi Berbi, hanya saja tayangan tersebut tidak mendapat respon yang tinggi dari warganet.

Sebelumnya, keberadaan Faisal dan saudaranya itu diketahui dari pesan grup Whatsapp oleh Walinagari Gurun Hanisben. Ia menyebut, Faisal dan keluarganya merantau ke Sintang, Kalimantan Barat sejak tahun 1980.

"Namun Masrijal sudah tinggal di Jakarta saat ini. Masri ini asli orang Nagari Gurun," katanya saat dihubungi, Sabtu (9/1/2021).

Hanisben menambahkan, Masri masih punya hubungan keluarga dengan istrinya. "Saya tau dari dalam WhatsApp Group keluarga. Namun kami masih menunggu kabar dari pihak terkait," pungkasnya kemudian.(pr)