Baru Saja Diperbaiki, Jalinsum Rusak Berat Lagi

oleh -255 klik
Satu unit mobil minibus masuk ke dalam saluran air akibat mengelakkan lobang dan truk yang juga sama-sama menghindari lobang besar yang menganga di Jalinsum. DI
Satu unit mobil minibus masuk ke dalam saluran air akibat mengelakkan lobang dan truk yang juga sama-sama menghindari lobang besar yang menganga di Jalinsum. DI

JERNIHNEWS.COM-Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) mulai dari Sijunjung sampai perbatasan Dharmasraya dengan Provinsi Jambi, kembali rusak parah setelah dilakukan perbaikan dengan tambal sulam yang belum lama ini dikerjakan.

Kondisi di lapangan, ada beberapa titik di Jalinsum yang sudah diperbaiki tapi hancur kembali. Di Sijunjung terdapat dua titik lobang yang sudah menganga kembali setelah diperbaiki, kemudian Kiliran Jao ada dua titik, kemudian di KM 6 Pulau Punjung, Gunung Medan, di ruas Jalinsum Koto Baru ada tiga titik. Sedangkan yang sangat parah yaitu di Simpang PT DL, simpang SMK dan dekat Hotel Alam Raya, kemudian sebelum memasuki Sungai Rumbai.

Belum lagi tambalan tambalan lobang kecil yang kembali hancur, padahal perbaikannya masih hitungan hari. Salah seorang warga Kiliran Jao, Anton, mengatakan, sepertinya kontraktor pelaksana perbaikan Jalinsum tidak profesional. Tepat di depan rumahnya, sejak perbaikan pertama sudah empat kali pengulangan perbaikan, bahkan ada satu kali pengaspalan dilakukan malam hari, Paginya jalan tersebut sudah hancur.

Menurut Anton, selain pengawasan yang tidak ketat, bagian teknik kontraktor tidak berpengalaman. Buktinya, begitu ia menambal jalan dengan klas A, belum padat sudah di aspal. Seharusnya jalan tersebut diaspal setelah klas A padat. "Belum sampai ke ujung, di pangkal sudah hancur lagi," sebutnya

Berikutnya, warga Koto Baru, Ben mengatakan hancurnya Jalinsum diduga karena pengerjaan asal jadi. Semestinya wakil rakyat baik daerah maupun pusat memberikan perhatian dan penegasan kepada Balai Wilayah Jalan Nasional atau kontraktornya.

Terkait hal itu, jikalau ada link link pusat harus segera dimanfaatkan agar perbaikan Jalinsum lebih baik agar pengguna jalan nasional itu dapat melintas dengan nyaman. Apalagi katanya, Jalinsum ini, khusus untuk masyarakat Dharmasraya, hampir setiap hari dilalui. "Saya heran kenapa pejabat pejabat yang melintas di Jalinsum ini tidak terusik dengan hancurnya Jalinsum," ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Ir. Junedy Yunus, menjelaskan, bahwa Jalinsum merupakan jalan nasional yang merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan penganggarannya pun pada APBN.

Terkait teknis, ia tidak bisa memberikan penjelasan, karena pengawasan berada pada Balai Wilayah Jalan Nasional, namun ia terus melakukan koordinasi dengan pihak balai.(di)