PN Pasbar Luncurkan Program Ksatrio Sirancak

oleh -220 klik
Suasana persidangan penetapan perwakinan warga non muslim yang pencatatannya terlambat melalui program Ksatrio Sirancak yang dilaksanakan PN Pasbar bekerja sama dengan Disduk Capil Pemkab Pasbar, Selasa (17/11/2020) di Nagari Persiapan Tandikek, Nagari Kinali, Pasbar. RIZAL
Suasana persidangan penetapan perwakinan warga non muslim yang pencatatannya terlambat melalui program Ksatrio Sirancak yang dilaksanakan PN Pasbar bekerja sama dengan Disduk Capil Pemkab Pasbar, Selasa (17/11/2020) di Nagari Persiapan Tandikek, Nagari Kinali, Pasbar. RIZAL

JERNIHNEWS.COM-Pengadilan Negeri Pasaman Barat (Pasbar) adakan kegiatan yang diberi nama, Ksatrio Sirancak untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat non muslim yang penetapan perkawinannya terlambat, dengan turun langsung kelapangan untuk sidang penetapan tanpa harus hadir di pengadilan.

Peluncuran Program Ksatrio Sirancak ditujukan guna memudahkan masyarakat non muslim dalam pengurusan penetapan perkawinan tersebut diselenggarakan di Nagari persiapan Tandikek, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasbar, Selasa (17/11/2020).

Kegiatan ini yang dihadiri, Imam Kharisma Makkawaru, SH. selaku hakim yang menyidangkan perkara, Warman Priatno, SH, MH, selaku panitera dan Bayu Agung Kurniawan, SH selaku penanggung jawab perkara permohonan.

Ketua PN Pasbar Aries Sholeh Edendi, SH, MH melalui Humas PN Pasbar, Warman Priatno, kepada awak media, Selasa (17/11) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara PN dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pasbar, guna mempermudah masyarakat non muslim melakukan pengurusan penetapan perkawinan tanpa harus datang ke pengadilan.

"Program Ksatrio Sirancak merupakan kerja sama antara PN dan Dinas Capil Pasbar, yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam pengurusan penetapan perkawinan,"ungkap Warman.

Dijelaskan, pihaknya langsung turun ke tempat tinggal masyarakat melalui Pemerintah Nagari setempat dengan melakukan sidang penetapan di lapangan. Hal itu dilakukan demi menghemat waktu dan biaya masyarakat, karena hanya cukup menyerahkan persyaratan ke kantor camat atau Nagari tanpa perlu lagi hadir ke pengadilan.

"Ini merupakan sidang kedua yang kita lakukan dengan jumlah empat perkara yang disidangkan, setelah sebelumnya juga kita laksanakan di Kecamatan Sungai Aur," jelasnya.

Warman berharap, program tersebut dapat membantu masyarakat non muslim yang ingin mengurus penetapan perkawinannya, sehingga nantinya tidak ada lagi kendala- kendala yang ditemui dalam pengurusan surat menyurat karena belum adanya penetapan perkawinan.

"Semoga di Pasbar ini tidak ada lagi masyarakat non muslim yang terkendala dalam pengurusan penetapan perkawinan dengan adanya pelayanan Ksatrio Sirancak ini," sebut Warman mengakhiri. (rzl)