Babinsa Koramil Payung Sakaki Monitoring Kampanye Pilkada

oleh -311 klik
Suasana di sela-sela monitoring kampanye terbatas Pilkada Kabupaten Solok oleh Babinsa Koramil Kecamatan Payung Sakaki, Kabupaten Solok bersama instansi terkait lainnya, Rabu (11/11/2020). IST
Suasana di sela-sela monitoring kampanye terbatas Pilkada Kabupaten Solok oleh Babinsa Koramil Kecamatan Payung Sakaki, Kabupaten Solok bersama instansi terkait lainnya, Rabu (11/11/2020). IST

JERNIHNEWS.COM -- Babinsa Koramil 04/Payung Sekaki, Kodim 0309/Solok, Sertu Yurdi bersama Koptu Aldori dan Polsek Payung Sekaki serta Panwascam memonitoring kampanye pertemuan terbatas dan tatap muka serta dialog. Kali ini yang kampanye paslon Bupati dan Wabup Solok nomor urut 2 Efyardi Asda-Jon F Pandu di Jorong Kubang Nan Raok, Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, Rabu (11/11/2020).

Babinsa Sertu Yurdi mengatakan, bersama anggota Polsek dan Panwascam Payung Sekaki serta instansi terkait lainnya dia menghimbau masyarakat yang mengikuti pertemuan kampanye terbatas ini untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Bukan saja masyarakat, pasangan calon, wajib juga menjalankan protokol kesehatan. Ini bertujuan agar tidak ada lagi penambahan klaster baru penyebaran Virus Covid-19 dalam kampanye terbatas ini," ujarnya.

Pilkada serentak tahun 2020 berbeda dengan Pilkada sebelumnya, karena dalam situasi pandemi Covid-19. "Untuk itu, protokol kesehatan harus dikedepankan saat pelaksanaan kampanye dengan menerapkan 3 M, Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak satu sama lain," ujar Babinsa Sertu Yurdi.

"Ini sesuai dengan Keppres RI Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana Nasional dan PP No. 60 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perizinan dan Pengawasan Kegiatan Keramaian Umum Kegiatan Masyarakat Lainnya dan Pemberitahuan Kegiatan Politik," katanya menambahkan.

"Selanjutnya, melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor : hk.01.07/Menkes/382/2020, tanggal 19 Juni 2020 tentang protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian virus Covid-19 serta PKPU RI Nomor 13 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan KPU Nomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19," katanya menjelaskan dasar-dasar hukum agar kampanye Pilkada dilaksanakan dengan memperhatikan prokes Covid-19. (jon)