Payakumbuh dan 50 Kota Kini Zona Kuning, PBM Tatap Muka Dimulai

oleh -602 klik
Pengelompokan daerah berdasarkan Zona Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, 01 s/d 07 November 2020. JNC
Pengelompokan daerah berdasarkan Zona Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, 01 s/d 07 November 2020. JNC

JERNIHNEWS.COM-Kini tak ada lagi kota/kabupaten di Sumbar yang masuk dalam zona merah Covid-19. Kota Padang yang selama ini selalu zona merah dan Kab. Padang Pariaman yang juga sempat masuk zona merah kini sama-sama masuk zona orange. Sedangkan Kota Payakumbuh, Kab. Limapuluh Kota, Kab. Sijunjung dan Kab. Mentawai masuk dalam zona kuning (resiko rendah). Sejumlah sekolah mulai PBM tatap muka.

Juru Bicara Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal yang juga Kadis Kominfo Sumbar mengatakan berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 34 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 1 Nopember 2020 sampai tanggal 7 Nopember 2020, ditetapkan Sumbar hanya 2 zona.

Yang dimaksudkan 2 zona itu oleh Jasman, yakni zona orange dengan resiko sedang dan zona kuning dengan resiko rendah. Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman yang sebelumnya masuk dalam kategori zona merah, kini telah masuk ke zona orange.

Pembagian daerah zona Covid-19 di Sumbar yang terbaru sebagai berikut:

Zona Orange (Resiko Sedang, 15 Daerah)

  1. Kota Padang
  2. Kota Bukittinggi
  3. Kota Padang Panjang
  4. Kota Solok
  5. Kota Sawahlunto
  6. Kota Pariaman
  7. Kab.Pasaman
  8. Kab.Solok
  9. Kab.Tanah Datar
  10. Kab.Pesisir Selatan
  11. Kab.Dharmasraya
  12. Kab.Solok Selatan
  13. Kab.Padang Pariaman
  14. Kab. Agam
  15. Kab. Pasaman Barat

Zona Kuning ( Resiko Rendah)

  1. Kab. Kep. Mentawai
  2. Kab. Limapuluh Kota
  3. Kota Payakumbuh
  4. Kab. Sijunjung

"Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-34 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan," kata Jasman yang kini juga diamanahkan menjadi Pjs. Bupati Solok Selatan.

Jasman mengingatkan agar masyarakat Sumbar tetap menjaga kesehatan dan dan konsisten serta disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

PBM Tatap Muka di Sekolah Dimulai

Sementara itu perkembangan membaik soal Covid-19 di Payakumbuh yang ditandai masuknya Payakumbuh ke dalam zona kuning disambut gembira oleh masyarakat. Mayoritas masyarakat memang sudah sangat menginginkan anak mereka masuk sekolah dengan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka di sekolah.

"Alhamdulillah, Payakumbuh kini sudah zona kuning. Artinya boleh PBM tatap muka di sekolah," kata Rahmi salah seorang warga di Payakumbuh.

Pantauan jernihnews.com, beberapa sekolah di Payakumbuh memang sudah mulai menyelenggaran PBM tatap muka. Tapi proses PMB tatap muka itu masih sangat terbatas, hanya 1 kali dalam sepekan untuk masing-masing kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs. AH. Agustion belum menanggapi, tentang bagaimana langkah Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh sehubungan dengan masuknya kembali Kota Randang ke zona kuning. Agustion belum memberikan jawaban atas konfirmasi media ini.

Sebelumnya Agustion pernah mengatakan, PBM Tatap Muka atau program back to school di Kota Payakumbuh akan dimulai jika telah masuk lagi ke zona kuning atau pun hijau. (erz)