Buku Yasin Tak Tersentuh Api di Kebakaran dengan 4 Korban Tewas

oleh -449 klik
Petugas dan polisi melakukan evakuasi terhadap 4 orang korban (kiri). Buku Yasin yang masih utuh di tengah-tengah puing kebakaran. RIZAL
Petugas dan polisi melakukan evakuasi terhadap 4 orang korban (kiri). Buku Yasin yang masih utuh di tengah-tengah puing kebakaran. RIZAL

JERNIHNEWS.COM-Musibah kebakaran yang merenggut nyawa empat orang warga di Jorong Padang Lawas, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sabtu, (31/10/2020) dini hari menyisakan cerita yang luar biasa. Buku Yasin yang berada di dalam rumah saat kebakaran, ternyata tak tersentuh api. Buku Yasin masih dalam kondisi utuh, sedangkan seluruh isi rumah lainnya dan berikut penghuninya hangus terbakar.

Tentu saja warga sekitar yang berdatangan untuk melihat puing-puing rumah semi permanen pasca kebakaran itu spontan mengucap Allahuakbar. Temuan tentang Buku Yasin yang tak tersentuh api menjadi cerita hangat di antara warga selain rasa prihatin yang mendalam sehubungan dengan meninggalnya empat orang tetangga mereka yang menempati rumah semi permanen yang terbakar sekitar puku 02.30 dini hari tersebut.

Semua warga yang datang ke lokasi kejadian yang melihat langsung keberadaan Buku Yasin yang masih utuh, memuji kebesaran Allah SWT seraya mengucap, Subhanallah, Masya Allah dan Allahu Akbar. Menurut mereka, tak izin dan kehendak Allah SWT, tidak mungkin Buku Yasin tak terjilat api. Padahal semua isi rumah dan penghuninya terbakar menjadi abu dan arang. "Ini di luar logika dan wilayah pikir kita," kata Han, salah seorang warga.

"Subhanallah, ini merupakan salah satu bukti kekuasaan dan kebesaran Allah Swt disaat semuanya habis dilalap sijago merah, namun surah yasin tersebut masih dalam keadaan utuh dan terpelihara tanpa terbakar api," ujarnya.

Menurut Han kejadian tersebut hendaknya menjadi pelajaran bagi dia dan juga masyarakat lainnya.

"Mari kita jadikan kejadian dan musibah ini menjadi pelajaran untuk senantiasa mendekatkan diri dan memohon kepada Allah dan selalu berhati-hati, karena kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi pada diri kita besok atau lusa," sebutnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kebakaran ini telah merenggut empat nyawa penghuninya. Saat abi berkobar hebat, empat penghuni itu tengah terlelap nyenyak. Warga sekitar tak bisa berbuat banyak, karena api begitu cepat melahap seluruh material rumah dan isinya. Petugas dan satu unit mobil kebakaran pun juga tak bisa menyelamatkan nyawa warga itu. Polisi memiliki dugaan awal kebakaran disebabkan korsleting listrik. (rzl)