2 Orang Ditangkap Bersama 135 Kg Ganja di Limapuluh Kota

oleh -543 klik
Ekspos kasus penangkapan 2 tersangka kasus narkoba dengan barang bukti 135 kg ganja di Polda Sumbar, Kamis (29/10/2020). Kasus dingkap Polres Payakumbuh dan Polres Limapuluh Kota. Ganja tersebut ditemukan di rumah salah seorang tersangka di Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (28/10/2020). TNS
Ekspos kasus penangkapan 2 tersangka kasus narkoba dengan barang bukti 135 kg ganja di Polda Sumbar, Kamis (29/10/2020). Kasus dingkap Polres Payakumbuh dan Polres Limapuluh Kota. Ganja tersebut ditemukan di rumah salah seorang tersangka di Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (28/10/2020). TNS

JERNIHNEWS.COM- Sepertinya Limapuluh Kota dan Payakumbuh menjadi sasaran empuk perdagangan ganja. Setidaknya itu diketahui dengan adanya penangkapan 2 orang bandar narkoba dengan 135 kg ganja, Rabu (28/10/2020) di Taeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Sedangkan awal bulan ini, di Payakumbuh Barat juga diungkap peredaran 100 kg ganja.

Sebagaimana dimuat Tribrata News Sumbar, bahwa Polres Payakumbuh dan Polres 50 Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba di wilayah Provinsi Sumatera Barat, khususnya di wilayah hukum kedua daerah. Tak tanggung-tanggung, 135 Kg ganja kering dan 3 paket kecil sabu siap edar berhasil disita dari dua tersangka.

Kedua tersangka berinisial RSA (24) warga Nagari Taeh Bukit, Kecamatan Payakumbuh, kemudian YFA (32) warga Sungai Antuan, Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluh Kota.

Mereka ditangkap oleh petugas pada Rabu (28/10/2020) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Nagari Jopang Manganti, Kecamatan Mungka.

"Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa tiga paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dan sejumlah gadget di kediaman tersebut," kata Dirnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, S.Ik saat konferensi pers, Kamis (29/10) siang.

Dikatakan, usai mendapatkan narkotika jenis sabu, petugas kemudian melakukan pengembangan di kediaman RSA. Di sana, polisi menemukan ratusan kilogram ganja yang sudah dibungkus dan dimasukkan ke dalam karung.

"RSA ini baru saja mendapatkan kiriman ganja tersebut dari Aceh untuk kemudian diedarkan lagi di sini. Ada dua orang penyuplai barang haram ini yang masih kami kejar dan berstatus buron," ujarnya.

Didampingi Wadirnarkoba AKBP Fery Herlambang, S.Ik beserta Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, S.Ik dan Kapolres 50 Kota AKBP Trisno Eko Santoso, S.Ik, Kombes Pol Wahyu meminta agar seluruh pihak bekerja sama dengan pihak kepolisian.

"Dalam upaya pemberantasan ini, butuh kerja sama seluruh pihak karena memang ini sudah menjadi tanggung jawab bersama agar dapat menjauhkan anak, kemenakan dan cucu dari jerat narkoba," jelasnya.

Sedang untuk barang bukti yang disita, diantaranya tiga paket kecil sabu, 135 paket ganja kering, uang tunai Rp 600 ribu hasil penjualan sabu-sabu, satu unit timbangan digital merek Pocket Scale warna hitam dan dua unit handphone merek Oppo warna hitam dan Realme warna ungu.(pr)