Corona Sumbar: Meninggal 7, Positif 346 Orang

oleh -243 klik
Update Data Kasus Covid-19 Provinsi Sumbar, 29 Oktober 2020. JNC
Update Data Kasus Covid-19 Provinsi Sumbar, 29 Oktober 2020. JNC

JERNIHNEWS.COM-Total sampai Kamis (29/10/2020) telah 13.981 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 346 orang warga Sumbar positif yang positif Covid-19. Sembuh bertambah 679 orang, sehingga total sembuh 9.111 orang dan meninggal bertambah 7 orang. Total meninggal 263 orang.

Demikian dikatakan Jasman Rizal, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar yang juga Kadis Kominfo Sumbar mengekspos perkembangan data kasus Covid-19.

Menurut Jasman jusmlah spesimen yang telah diiperiksa sebanyak 279.338 spesimen dan jumlah orang yang diperiksa sebanyak 212.211 orang. Berikutnya Positivity Rate (PR) 6,59%.

Pada Kamis (29/10/2020) Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso di bawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3.580 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 3.405 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 175 sample).

Dari pemeriksaan itu terkonfirmasi tambahan 346 orang, pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah 2 kali konversi negatif bertambah 679 orang dan meninggal dunia bertambah 7 orang.

Warga Sumbar yang positif 346 orang rinciannya:

  1. Kota Padang 237 orang
  2. Kota Bukittinggi 10 orang
  3. Kota Solok 2 orang
  4. Kota Padang Panjang 23 orang
  5. Kota Pariaman 6 orang
  6. Kota Payakumbuh 3 orang
  7. Kab. Agam 19 orang
  8. Kab. Dharmasraya 3 orang
  9. Kab. Solok 1 orang
  10. Kab. Limapuluh Kota 3 orang
  11. Kab. Padang Pariaman 18 orang
  12. Kab. Pasaman 10 orang
  13. Kab. Pasaman Barat 1 orang
  14. Kab. Pesisir Selatan 1 orang
  15. Kab. Sijunjung 5 orang
  16. Kab. Tanah Datar 4 orang

Pasien sembuh 679 orang, dengan rincian:

  1. Kota Padang 593 orang
  2. Kota Bukittinggi 2 orang
  3. Kota Solok 12 orang
  4. Kota Padang Panjang 8 orang
  5. Kota Pariaman 1 orang
  6. Kota Sawahlunto 8 orang
  7. Kab. Agam 11 orang
  8. Kab. Solok 5 orang
  9. Kab. Limapuluh Kota 3 orang
  10. Kab. Padang Pariaman 2 orang
  11. Kab. Pasaman 14 orang
  12. Kab. Pasaman Barat 1 orang
  13. Kab. Pesisir Selatan 11 orang
  14. Kab. Sijunjung 6 orang
  15. Kab. Tanah Datar 1 orang
  16. Kab. Kep. Mentawai 1 orang

Meninggal dunia 7 orang, dengan rincian:

  1. Kota Padang 2 orang
  2. Kab. Padang Pariaman 1 orang
  3. Kab. Tanah Datar 1 orang
  4. Kab. Pasaman Barat 1 orang
  5. Kab. Agam 1 orang
  6. Kab. Pasaman 1 orang

Dari 19 Kabupaten/Kota Se Sumatera Barat, setelah 33 Minggu masa status tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, kategori daerah berdasarkan zona adalah:

Zona Oranye (Zona Resiko Sedang, 17 daerah)

  1. Kota Padang
  2. Kota Bukittinggi
  3. Kota Padang Panjang
  4. Kota Payokumbuah
  5. Kota Solok
  6. Kota Sawahlunto
  7. Kota Pariaman
  8. Kab. Pasaman
  9. Kab. Padang Pariaman
  10. Kab. Agam
  11. Kab. Limapuluh Kota
  12. Kab. Solok
  13. Kab. Tanah Datar
  14. Kab. Sijunjuang
  15. Kab. Pesisir Selatan
  16. Kab. Pasaman Barat
  17. Kab. Dharmasraya

Zona Kuning (Zona Resiko Rendah, 2 daerah)

  1. Kab. Kepulauan Mentawai
  2. Kab. Solok Selatan

"Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir," kata Jasman Rizal yang sejak sebulan lalu juga menjabat sebagai Pjs. Bupati Solok Selatan, menandaskan. (pr)