Ops Zebra 2020, Pelanggar Dominan Pengendara Sepeda Motor

oleh -227 klik
Operasi Zebra 2020. JNC
Operasi Zebra 2020. JNC

JERNIHNEWS.COM- Jajaran Polda Sumbar melaksanakan Operasi Zebra Singgalang 2020 mulai 26 Oktober sampai dengan 08 November 2020 secara serentak. Pada hari pertama, Senin (26/10/2020) didapati mayoritas pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran.

Hal tersebut di ungkapkan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Yofie Girianto, pada Senin (26/10) siang, sebagaimana dikutip dari Tribratanews Sumbar.

Selain delapan skala prioritas sasaran razia, yang telah di tetapkan Korlantas mabes Polri, khusus untuk Sumbar, karena ada peningkatan masyarakat yang terinfeksi Covid-19, maka yang tidak menggunakan masker saat berkendara akan mendapatkan sanksi surat tilang.

"Pemberian surat tilang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyakarat akan mematuhi protokol kesehatan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Sumatera Barat," katanya.

Selain itu, Dirlantas juga menghimbau kepada petugas gabungan yang terlibat operasi zebra yakni Satlantas, Polisi Militer Dan Dishub di lapangan agar tetap mengedepankan preventif kepada para pengendara yang terjaring dalam razia tersebut.

Delapan sasaran dalam operasi zebra tahun 2020 ini yakni, Tidak Menggunakan Helm, Melawan Arus, Berkendara Di bawah Umur, Knalpot Racing dan Menggunakan Handphone saat Berkendara. Kemudian, Melebihi Batas Kecepatan, Over Loading dan Over Dimensi, serta Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman.

Pantauan di lapangan, di hari pertama operasi zebra, pengendara roda dua lebih dominan melakukan pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm, knalpot racing dan tidak membawa surat kendaraan dengan alasan perjalanan tidak jauh dari rumah si pengendara. (pr)