Moh. Moralis, Wartawan Senior Riau Asal Sumbar Tutup Usia

oleh -244 klik
Mohammad Moralis, Pimpinan Umum Riau Mandiri dan Haluan Riau asal Batusangkar Sumatera Barat yang meninggal dunia di Pekanbaru, Ahad (25/10/2020). NET
Mohammad Moralis, Pimpinan Umum Riau Mandiri dan Haluan Riau asal Batusangkar Sumatera Barat yang meninggal dunia di Pekanbaru, Ahad (25/10/2020). NET

JERNIHNEWS.COM- Innalillahi Wa Inaillahi Raajiuun.. Kabar duka datang dari dunia pers Riau. Wartawan senior Mohammad Moralis meninggal dunia akibat Covid-19, Ahad (25/10/2020) sekitar pukul 11.30 WIB di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Moralis dirawat di rumah sakit sejak Senin (19/10).

Sebagaimana dikutip dari Riau Mandiri, Moralis tutup usia di umur 46 tahun. Sebelum dimakamkan di TPU Tengku Mahmud Palas, Rumbai Pekanbaru, jenazah almarhum disalatkan dengan standar protokol Covid-19 di halaman RSUD Arifin Achmad. Pria asal Sungai Tarab Batusangkar Sumatra Barat, itu meninggalkan seorang istri dan seorang anak.

Di mata para sahabat dan rekan-rekannya, Moralis dikenal sebagai sosok yang santun dan bersahaja. Ucapan duka cita datang dari rekan-rekan dan para sahabat, di antaranya wartawan Haluan Riau dan juga Pemimpin Redaksi Haluanriau.co, Eka Buana Putra menulis di akun Facebook-nya:

"Innalillahi wainna ilaihi roji'un.. Telah mendahului kita Mohammad Moralis, Sekretaris SMSI Provinsi Riau, Ahad (25/10/20), pukul 11.30, di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Semoga almarhum husnul khotimah, Aamiin YRA.Kau Pimpinan, Sahabat dan abang yang baik....Allah Lebih Menyayangi mu....selamat jalan."

Ucapan belasungkawa juga disampaikan anggota DPR RI Dapil Riau II, Syahrul Aidi Maazat:

"Innalillahi Wainna ilaihi roji'uun... Telah meninggal dunia salah seorang tokoh senior insan pers Riau, bapak Muhammad Moralis. Pemimpin Redaksi Riaumandiri.co yang merupakan anak perusahaan koran Haluan Riau media grup.Dalam keseharian, almarhum turut aktif memberitakan kegiatan saya dan sering memberikan saran konstruktif bagi saya. Semoga hal tersebut jadi amal jariyah bagi almarhum

Saya mendoakan semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan," tulis Syahrul Aidi di akun Facebook-nya.

Selain itu, ucapan duka cita juga datang dari Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar:

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya mendapat kabar duka dari Riau. Telah berpulang Pemred Riaumandiri.id, yang juga Sekretaris SMSI Riau, Sdr Moralis. Beliau salah satu mitra kerja KLHK. Kami kehilangan kolega kerja untuk Indonesia semakin baik. Ini merupakan video beliau saat menyampaikan HUT Manggala Agni KLHK beberapa waktu lalu. Selamat jalan Bang Moralis. Terimakasih dedikasi kepada Negeri tercinta, Riau dan Indonesia kita.InsyaAllah almarhum husnul khotimah, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan," tulis Siti Nurbaya di akun Fans Page resmi Facebook-nya.

Semasa hidupnya almarhum konsisten menekuni profesi wartawan sejak tamat kuliah. Hingga akhir hayatnya Moralis menjabat sebagai Pemimipin Redaksi Riaumandiri.id sekaligus General Manager Haluanriau.co dan Riaumandiri.id. Sebelum memimpin dua media online ini, Moralis pernah jadi pemimpin Redaksi koran Haluan Riau. Selain itu, almarhum juga merupakan pengurus PWI Riau dan SMSI Riau.

Wartawan Harian Vokal, Prisma Joni yang juga pernah sama-sama bertugas dengan Moralis di Haluan Riau, saat dihubungi jernihnews.com, mengaku bertemu dengan Moral sekitar sepekan menjelang wartawan senior itu masuk rumah sakit. Mereka bertemu saat Shalat Ashar di salah satu masjid di Pekanbaru.

"Kondisi beliau saat itu tampak sehat dan bugar. Kami juga sempat ngopi dengan rekan-rekan lainnya. Begitu mendengar beliau divonis positif corona saya dan kawan lainnya juga kaget. Dan sejak itu beliau langsung dirawat di rumah sakit dan tak bisa lagi ditemui. Begitu menerima kabar beliau telah meninggal, terus terang saya seakan tak percaya dengan info itu. Namun setelah mengkonfirmasinya ke berbagai pihak, kita tentu mesti melepas beliau dengan ikhalas," kata Prisma Joni, yang pernah menjabat sebagai manager sirkulasi di Harian Riau Mandiri.

Seminggu Dirawat Intensif

Hariantimes memuat bahwa sebelum wafat, almarhum selama berada di ruang ICU, hanya bisa berbaring dan dibantu alat ventilator. Dan sejak terkurung dalam ruang isolasi, Anggota PWI Riau dan juga Sekretaris SMSI Riau ini tak dapat lagi bertemu keluarga secara langsung dan hanya dapat melihat istri dan anaknya dari balik jendela ruangan.

Setelah sepekan menjalani perawatan dan berjuang melawan virus yang menyerang kekebalan daya tahan tubuhnya, kondisi Moral semakin memburuk pada Minggu (25/10/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Hingga tepat pada pukul 11.25 WIB, pria yang dinyatakan terkonfirmasi positif sepekan lalu, tepatnya, Minggu (18/10/2020) ini menghembuskan nafas terakhirnya.

Dirut RSUD Arifin Ahmad dr Nuzelly Husnedi, MARS sebelumnya sempat menginformasikan kondisi almarhum membaik. Respon terhadap obat yang diberikan juga sangat baik. Moralis masih di dalam ruang ICU memakai ventilator dan dalam pengawasan tim dokter.

Namun Tuhan berkehendak lain. Setelah sempat menjalani perawatan selama enam hari, Mohammad Moralis menghembuskan nafas terakhir menjelang siang tadi.

Almarhum Mohammad Moralis yang wafat di umur 46 tahun ini meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki yang kini duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru.

Diberitakan juga, kepergian Moralis meninggalkan duka mendalam bagi insan pers di Bumi Melayu Lancang Riau, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber (SMSI) Provinsi Riau.

Media sosial baik FB maupun WhatsApp, banjir ucapan berbelasungkawa atas wafatnya almarhum. Bahkan sejumlah wartawan menyempatkan diri ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk memberi penghormatan terakhir serta menyolatkan almarhum.

"Innalillahi wainna ilahi rajiun. Hari ini kita kehilangan wartawan yang tunak dan mencintai profesinya. Sosok wartawan yang pantas untuk dijadikan teladan. Selamat jalan adinda Mohammad Moralis. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran, Amiin," tulis Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JSMSI) Provinsi Riau, H Dheni Kurnia.

Senada juga disampaikan oleh Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau, H Novrizon Burman. ''Jelas kami sangat kehilangan, almarhum adalah orang baik, saya saksinya,'' ucapnya.

Jenazah Dilepas Ketua dan Anggota PWI

Wafatnya almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga besar wartawan di Riau. Apalagi, dalam kesehariannya almarhum dikenal ramah dan mudah bergaul dengan siapa saja.

Tampak hadir Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Riau H Fendri Jaswir, Sekretaris PWI Riau Amril Jambak, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Abdul Kadir Bey, Wakil Ketua bidang Organisasi Nofrizon Burman, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Hari B Koriun, Wakil Ketua Bidang Kesra Edhar Darlis serta pengurus dan anggota lainnya.

Hingga adzan Ashar berkumandang, para sanak keluarga dan kaum kerabat masih menanti pelepasan jenazah almarhum. Mereka masih berada di sekitar rumah sakit menanti almarhum dikeluarkan dari ruang isolasi.

Saat akan melepas keberangkatan jenazah almarhum, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau H Zulmansyah Sekedang ketika memberikan sambutan singkat terlihat sedih. Bahkan tak mampu menahan linangan air mata.

Zulmansyah menyampaikan, almarhum merupakan seorang wartawan senior di Riau. Almarhum juga telah lama bergabung dengan PWI Riau yakni sejak tahun 2004.

"Kami sangat merasa kehilangan atas kepergian almarhum. Almarhum sosok yang sangat aktif dalam organisasi," ujar Zulmansyah sembari menyebutkan, almarhum juga merupakan Ketua Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) Riau.

"Almarhum dikenal dalam organisasi merupakan sosok pekerja keras, bertanggung jawab, dan setia kawan. Almarhum juga merupakan wartawan Riau yang berpulang akibat ganasnya pandemi Covid-19," tutur Zulmansyah seraya berpesan kepada teman-teman wartawan yang bertugas di lapangan maupun bertugas dimanapun selalu menjalankan protokol Kesehatan. Karena virus corona ini tidak dapat dianggap remeh.

"Kita berharap kawan-kawan lebih waspada, pakai protokol kesehatan dalam peliputan. Kadang teman di lapangan suka melupakan protokol kesehatan dalam peliputan," pesannya.

"Almarhum merupakan sosok yang baik. Mari kita do'akan dan ikhlas kan kepergian beliau," ujarnya.

Almarhum dimakamkan di TPU Palas, Rumbai, sekitar pukul 17.00 WIB. (pr)