Ini Tips Bertransaksi di ATM Agar Data Tak Dibobol

oleh -235 klik
Kabag Humas Polda Sumbar, Kombes. Pol. Satake Bayu. TNS
Kabag Humas Polda Sumbar, Kombes. Pol. Satake Bayu. TNS

JERNINEWS.COM-Polresta Padang bersama jajarannya Polsek Lubuk Begalung berhasil menangkap 5 pembobol data nasabah bank di Kota Padang. Lima orang tersangka yang diamankan, merupakan komplotan jaringan internasional.

Sehubungan dengan kejadian itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat bertransaksi di ATM, baik mengambil maupun transfer uang.

"Sebelum melakukan transaksi di ATM, pastikan di sana tidak ada orang yang gelagatnya mencurigakan," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Sabtu (24/10) sebagaimana dilansir Tribratanews Sumbar.

Kemudian lanjutnya, saat hendak memasukkan pin pastikan juga menutupinya dengan tangan yang satunya lagi. "Guna mencegah adanya kamera tersembunyi yang diduga dipasang pelaku kejahatan," ujarnya.

Sebelumnya, 5 orang pelaku akses ilegal data (skimming) yang terjadi pada mesin ATM yang ada di Kota Padang, berhasil ditangkap polisi. Para pelaku merupakan sindikat jaringan internasional.

Hal ini disampaikan Kapolresta Padang AKBP Imran Amir, S.Ik. MH, saat menggelar konferensi pers di Mako Polresta Padang, Jumat (23/10).

Para pelaku yang berinisial ML alias F (35), SW 27, RZL (35), SD 34, dan JAS (24) ditangkap oleh Polsek Lubuk Begalung dan Polresta Padang di dua lokasi yang berbeda, di antaranya di Marapalam Kecamatan Padang Timur dan Aru Kecamatan Lubuk Begalung pada Rabu tanggal 21 Oktober 2020.

"Para pelaku ini terjerat kasus dugaan pelanggaran Undang-undang (UU) Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dalam hal ini akses ilegal pembobolan data nasabah," ucap AKBP Imran Amir.(pr)