- Medical Assistant, Home Health Aides, Education/Teaching dan Freelance Writer

Penting Diketahui! Tentang Varian Covid-19 dan Vaksinnya

oleh -301 klik

Covid-19 adalah singkatan dari CoronaVirus Disease 2019 Pamdemic yang disebabkan oleh SARS-COV-2 ( Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 ). Kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat dratis sejak Juni 2021 dengan masuknya variant baru Covid-19 dari India yang diberi nama DELTA.

Daerah yang paling parah saat ini terkena Covid adalah Jawa dan Bali. Jawa dan Bali sampai memberlakukan PPKM total atau kata lain lockdown. Amerika Serikat dan UK/Inggris menyebut DELTA adalah variant Covid-19 yang paling ganas dan sangat mudah menular daripada versi Covid-19 lainnya seperti ALPHA/KENT (Variant Covid dari UK).

Berdasarkan laporan terakhir penelitian dan survei vaksin di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya, The Pfizer vaksin dan Astra Zeneca vaksin sangat efektif melawan virus Covid di atas setelah dua kali suntik sesuai dosisnya. Tetapi belakangan salah satu dari dosis vaksin di atas berkurang kinerjanya. Yang menjadi kekhawatiran dunia saat ini adalah virus Covid-19 akan terus regenerasi/mutate dan agak sulit untuk dideteksi symptomsnya yang selalu berubah-ubah terhadap tubuh manusia , yang dikhawatirkan akan mengakibatkan salah diagnose dengan gejala penyakit lainnya.

Beberapa jenis varian atau tipe Covid-19 yang perlu diwaspadai dan sangat perlu perhatian yang serius:

  1. The India , DELTA Variant (B.1.617.2). Lebih dari 75.000 kasus di UK.
  2. The UK, KENT/ALPHA Variant (B.1.1.7). Pesat perkembangannya di Inggris, yang memiliki kasus lebih dari 200.000 dan total menyebar di lebih dari 50 negara dan masih terus berkembang dan regenerasi.
  3. South Africa (Afrika Selatan), BETA Variant (B.1.351). Sudah terdeteksi dan menyebar kurang lebih di 20 negara termasuk di UK/Inggris.
  4. The Brazil, GAMMA Variant (P.1) telah menyebar lebih dari 10 negara termasuk juga UK.

Yang paling beresiko besar terkena virua Covid-19 adalah para manula dan orang-orang yang memiliki riwayat penyakit.

Berikut ini adalah pandemi wabah penyakit yang pernah melanda dunia dan memakan banyak korban manusia :

  1. Small pox pandemic/cacar air. Tahun 1877-1977
  2. Black Death Plague, tahun 1347-1351. Disebabkan oleh Bubonic Plaque/fleas/kutu pada binatang). Hampir separuh penduduk dunia meninggal.
  3. Spanish Flu Pandemic, pada tahun 1918-1919. Penyebabnya H1N1, influenza virus. Hampir seperempat Jumlah penduduk dunia meninggal.
  4. HIV/AIDS Pandemic, dari semenjak tahun 1981 sampai sekarang.
  5. Plague of Justinian. Pada tahun 541-542 . Di sebabkan oleh Bubonic bacteria juga)
  6. Third Plaque Pandemic . Pada tahun 1855-1960 di Yunnan, China Penyebabnya juga sama Bubonic bacteria/fleas/kutu Pada binatang.
  7. Hong-Kong Flu Pada tahun 1968-1970 disebabkan oleh H2N2, influenza virus.
  8. SARS-COV. Pada tahun 2003. Ditemukan pertama kali di China dan menyebar ke berapa negara lainnya .
  9. MERS-CoV ,pada tahun 2012.

Untuk menanggulangin Covid-19, beberapa negara telah menciptakan beberapa jenis vaksin. Di Amerika Serikat, ada beberapa vaksin, yakni:

  1. Pfizer-BioTech (untuk usia 12 tahun ke atas). Dosis 2 kali suntik.
  2. Moderna (untuk usia 18 tahun ke atas ). Dosis 2 kali suntik.
  3. Johnson & Johnson's Janssen (untuk usia 18 tahun ke atas) 1 kali suntikkan. Untuk yang memiliki masalah alergi akut atau menimbulkan reaksi alergi setelah mendapat suntikkan vaksin ini. Dianjurkan agar memilih vaksin yang lain .
  4. AstraZeneca Covid -19 vaccine.
  5. Novavax Covid-19 Vaccine yang masih dalam proses pematenan.

Hal-Hal yang perlu diperhatikan sebelum dan sesudah vaksin. Hindari memakan makanan yang bisa menyebabkan panas dalam/inflammatory foods). Jangan meminum minuman beralkohol. Hindari hydration. Makanan yang berminyak/gorengan terutama yang mengunakan minyak jagung, minyak kedelai (minyak yang bagus itu , minyak zaitun/olive oil), hindari memakan fast food dan junk food, makanan yang berlemak tinggi dan lainnya.

Dianjurkan memakan buah-buahan yang mengandung Vitamin C, kacang-kacangan yang menyehatkan, sayur-mayur dan sebagainya yang masuk dalam menu diet sehat. Olahraga yang cukup walau cuma jalan pagi. Sinar matahari yang menyehatkan sebelum pukul 10.00 pagi untuk mendapatkan vitamin D. Istirahat /tidur yang cukup untuk kesehatan dan resparasi energi dan immune system.

Berikutnya, hindarin stress dan kerja berat sebelum dan sesudah divaksin. Biasanya habis divaksin ada gejala pegal-pegal, lengan mati rasa atau demam ringan. Itu menandakan sistem imun sedang bekerja. Hindarin perut kosong saat akan divaksin. Isi perut dengan makanan dan minum yang menyehatkan sebelum dan sesudah divaksin. Kalau perut kosong saat divaksin akan menyebabkan pusing dan pingsan. Dan juga jangan lupa hindari merokok dan minum yang beralkohol.

Untuk menghindari penyebaran Covid-19, patuhi prokes , pakai masker, jaga jarak, cuci dan bersihkan tangan dan bagian tubuh yang terbuka dengan air hangat mengalir. Termasuk benda-benda yang dibawa keluar. Ganti baju. Pastikan kita sudah "bersih" sebelum memegang yang lain apalagi anak dan keluarga. Hindarin berkumpul-kumpul yang tidak penting. Perbanyak amal ibadah. Kuatkan iman dan jaga kesehatan. Sakit itu mahal. Stay Healthy.

Source artikel: Dari berbagai sumber luar negri dan dalam negeri.